Senin, 04 Mei 2015

Jangan takut berbeda

Hidup Mencari Ridho Allah
Hidup Mulya atau Mati Sahid
Jangan Takut Jadi Orang Aneh
Jangan takut jadi orang aneh

"Dunia memang aneh", Gumam Pak Ustadz

"Apanya yang aneh Pak?" Tanya Penulis yang fakir ini..

"Tidakkah antum (kamu/anda) perhatikan di sekeliling antum, bahwa dunia
menjadi terbolak-balik, tuntunan jadi tontonan, tontonan jadi tuntunan,
sesuatu yang wajar dan seharusnya dipergunjingkan, sementara perilaku
menyimpang dan kurang ajar malah menjadi pemandangan biasa"

"Coba antum rasakan sendiri, nanti Maghrib, antum ke masjid, kenakan
pakaian yang paling bagus yang antum miliki, pakai minyak wangi, pakai
sorban, lalu antum berjalan kemari, nanti antum ceritakan apa yang antum
alami" Kata Pak Ustadz.

Tanpa
banyak tanya, penulis melakukan apa yang diperintahkan Pak Ustadz,
menjelang maghrib, penulis bersiap dengan mengenakan pakaian dan wewangian
dan berjalan menunju masjid yang berjarak sekitar 200 M dari rumah.

Belum setengah perjalanan, penulis berpapasan dengan seorang ibu muda yang
sedang jalan-jalan sore sambil menyuapi anaknya"

"Aduh, tumben nih rapi banget, kayak pak ustadz. Mau ke mana, sih?" Tanya
ibu muda itu.

Sekilas pertanyaan tadi biasa saja, karena memang kami saling kenal, tapi
ketika dikaitkan dengan ucapan Pak Ustadz di atas, menjadi sesuatu yang
lain rasanya…

"Kenapa orang yang hendak pergi ke masjid dengan pakaian rapi dan memang
semestinya seperti itu dibilang "tumben"?

Kenapa justru orang yang jalan-jalan dan memberi makan anaknya di tengah
jalan, di tengah kumandang adzan maghrib menjadi biasa-biasa saja?

Kenapa orang ke masjid dianggap aneh?

Orang yang pergi
ke masjid akan terasa "aneh" ketika orang-orang lain
justru tengah asik nonton reality show "SUPERSOULMATE" .

Orang ke masjid akan terasa "aneh" ketika melalui kerumunan orang-orang
yang sedang ngobrol di pinggir jalan dengan suara lantang seolah meningkahi
suara panggilan adzan.

Orang ke masjid terasa "aneh" ketika orang lebih sibuk mencuci motor dan
mobilnya yang kotor karena kehujanan.

Ketika hal itu penulis ceritakan ke Pak Ustadz, beliau hanya tersenyum,
"Kamu akan banyak menjumpai "keanehan-keanehan" lain di sekitarmu," kata
Pak Ustadz.

"Keanehan-keanehan" di sekitar kita?

Cobalah ketika kita datang ke kantor, kita lakukan shalat sunah dhuha,
pasti akan nampak "aneh" di tengah orang-orang yang sibuk sarapan, baca
koran dan mengobrol.

Cobalah kita shalat dhuhur atau Ashar tepat waktu, akan terasa "aneh",
karena masjid masih kosong melompong, akan terasa aneh di
tengah-tengah
sebuah lingkungan dan teman yang biasa shalat di akhir waktu.

Cobalah berdzikir atau tadabur al Qur'an ba'da shalat, akan terasa aneh di
tengah-tengah orang yang tidur mendengkur setelah atau sebelum shalat. Dan
makin terasa aneh ketika lampu mushola/masjid harus dimatikan agar tidurnya
nyaman dan tidak silau. Orang yang mau shalat malah serasa menumpang di
tempat orang tidur, bukan malah sebaliknya, yang tidur itu justru menumpang
di tempat shalat. Aneh, bukan?

Cobalah hari ini shalat Jum'at lebih awal, akan terasa aneh, karena masjid
masih kosong, dan baru akan terisi penuh manakala khutbah ke dua menjelang
selesai.

Cobalah anda kirim artikel atau tulisan yang berisi nasehat, akan terasa
aneh di tengah-tengah kiriman e-mail yang berisi humor, plesetan, asal
nimbrung, atau sekedar gue, elu, gue, elu, dan test..test, test
saja.

Cobalah baca artikel atau tulisan yang berisi nasehat atau hadits, atau
ayat al Qur'an, pasti akan terasa aneh di tengah orang-orang yang membaca
artikel-artikel lelucon, lawakan yang tak lucu, berita hot atau lainnya.

Dan masih banyak keanehan-keanehan lainnya, tapi sekali lagi jangan takut
menjadi orang "aneh" selama keanehan kita sesuai dengan tuntunan syari'at
dan tata nilai serta norma yang benar.

Jangan takut dibilang "tumben" ketika kita pergi ke masjid, dengan pakaian
rapi, karena itulah yang benar yang sesuai dengan al Qur'an (Al A'raf:31)

Jangan takut dikatakan "sok alim" ketika kita lakukan shalat dhuha di
kantor...

Sabtu, 02 Mei 2015

Indonesia Mengatur Dunia

"(In Syaa Allah) INDONESIA AKAN MENGATUR DUNIA"

Kisah NYATA mahasiswa Indonesia di Australia :

Suatu pagi, kami jemput Client, orang tsb sudah tua. Bapak ini seorang pengusaha asal Singapura. Bicaranya gaya melayu & English. Beliau menceritakan pengalaman hidupnya pd kami :  "Your country is so rich!" (Negaramu - Indonesia - sangat kaya)"

Dalam hatiku : "Ah biasa banget denger kalimat itu. Klise."

Tapi tunggu, dia berkata lagi : "Indonesia doesn't need the world, but the world needs Indonesia. Everything can be found here in Indonesia, you don't need the world." (Indonesia - sbnrya - tdk butuh dunia, tp dunialah yg butuh indonesia. Bukan sebaliknya".

Indonesia paru-paru dunia. Tebang saja hutan di Kalimantan, dunia pasti kacau.

"Singapura is nothing, we can't be rich without Indonesia".

"500 rb org Indonesia berlibur ke Singapura tiap bulan. Bisa terbayang uang yg masuk ke kami. Apartemen2 terbaru kami yg beli orang2
Indonesia, tdk peduli harga selangit, laku keras. Lihatlah RS kami, isinya Indonesia semua."

"Trus, kalian tau bagaimana kalapnya pemerintah kami ketika asap kebakaran hutan Indonesia masuk? Sangat terasa".

"We are nothing". "Kami tu bukan apa2".

"Kalian tau kan kalo kemarin dunia krisis beras.Termasuk di Singapura & Malaysia? Kalian di Indonesia dengan mudah dpt beras."

"Liatlah negara kalian; air bersih di mana2, liatlah negara kami, air bersih pun kami impor dari Malaysia. Saya ke Kalimantan pun dlm rangka bisnis, krn PASIR KALIMANTAN MENGANDUNG PERMATA"

"Terliat glitter kalo ada matahari bersinar. Penambang jual cuma pasir Kalimantan Rp 3 rb/kg ke pabrik China. Si pabrik jual kembali seharga Rp 30 rb/kg. Kalian sadar tdk kalau negara2 lain selalu takut mengembargo Indonesia! Ya, karena negara kalian memiliki segalanya."

"Mereka takut kalau kalian manjadi mandiri, makanya tdk diembargo. Harusnya KALIANLAH YG MENGEMBARGO DIRI KALIAN SENDIRI".

"Belilah pangan dr petani2 kalian sendiri. Belilah tekstil garmen dari pabrik2 kalian sendiri. Tak perlu impor kalau bisa produk sendiri. Jika kalian bisa mandiri, bisa MENGEMBARGO DIRI SENDIRI, INDONESIA WILL RULE THE WORLD...!!!" ("Indonesia akan mengatur dunia)"

Subhanaallah...
Pengakuan jujur dr warga negara asing tentang negeri kita tercinta....Mrk begitu 'iri' dg negara kita.
Sementara..
Bangsa kita justru tdk bangga dg apa yg ada di sini...
Tp justru bangga dg negara lain..!!

Ayo...
"BANGKIT dan BERKARYA"

Selasa, 28 April 2015

Sedekah

Kenapa seorang mayit memilih "bersedekah" jika bisa hidup kembali ke dunia?

Sebagaimana firman Allah:

 رَبِّ لَوْلَا أَخَّرْتَنِي إِلَى أَجَلٍ قَرِيبٍ فَأَصَّدَّقَ

"Wahai Tuhanku, sekiranya Engkau berkenan menunda [kematian]ku sedikit waktu lagi, maka aku dapat bersedekah..." {QS. Al Munafiqun: 10}

Kenapa dia tdk mengatakan:
"Maka aku dapat melakukan sholat atau puasa" dll?

Berkata para ulama,
Tidaklah seorang mayit menyebutkan "sedekah" kecuali karena dia melihat besarnya pahala dan keutamaannya setelah dia meninggal...
___

Maka, perbanyaklah bersedekah, karena seorang mukmin akan berada dibawah naungan sedekahnnya...[al-hadits]

Dan, bersedekah-lah atas nama org org yg sudah meninggal diantara kalian, karena sesungguhnya mrk sangat berharap kembali ke dunia untuk bisa bersedekah dan beramal shalih, maka wujudkanlah harapan mrk...

Dan, biasakan, ajarkan, didik anak-anak kalian untuk bersedekah...

Dan sedekah yg paling utama saat ini adalah; menyebarkan broadcast ini dengan niat sedekah,

Karena siapa saja yg mempraktekkan isi broadcast ini, dan mengajarkannya untuk generasi berikutnya, maka pahala-nya akan kembali kpd anda insyaAllah 

Oleh:
Syeikh Maher al-Mueaqly hafidzahullah 
[Imam Masjidil Haram, Mekah al-Mukarramah]

Rabu, 22 April 2015

Romantis Itu ....

INSPIRASI!!! Seorang ibu setengah baya pd sebuah pengajian rutin bertanya kpd ustadnya; ustad bgmn membangun romantisme dlm keluarga" pertanyaan yg membuat keringat sang ustad mengalir deras....namun tetap mencoba menjawab; Romantisme itu.... Ketika malam tinggal sepertiga, seorang istri terbangun. Ia berwudhu, menunaikan shalat dua rakaat. Lalu membangunkan suaminya. "Sayang.. bangun.. saatnya shalat." Maka mereka berdua pun tenggelam dalam khusyu' shalat dan munajat. Romantis itu… Ketika seorang istri mengatakan, "Sebentar lagi adzan, Sayang.." Lalu sang suami melangkah ke masjid, menunaikan tahiyatul masjid. Tak ketinggalan ia menunaikan dua rakaat fajar. Maka ia pun menjadi pemenang; dan itu lebih baik dari dunia dan seisinya. Romantis itu… Ketika suami berangkat kerja, sang istri menciumnya sambil membisik mesra, "Hati-hati di jalan, baik-baik di tempat kerja sayang... kami lebih siap menahan lapar daripada mendapatkan nafkah yang tidak halal" Romantis itu… Ketika suami istri terpisah jarak, tetapi keduanya saling mendoakan di waktu dhuha: "Ya Allah, jagalah cinta kami, jadikanlah pasangan hidup dan buah hati kami penyejuk mata dan penyejuk hati, tetapkanlah hati kami dalam keimanan, teguhkanlah kaki kami di jalan kebenaran dan perjuangan, ringankanlah jiwa kami untuk berkorban, maka mudahkanlah perjuangan dan pengorbanan itu dengan rezeki halal dan berkah dariMu" Romantis itu… Ketika suami sibuk kerja, saat istirahat ia sempat menghubungi istrinya. Mungkin satu waktu dengan menghadirkan suara. Mungkin hari lainnya dengan WA dan SMS cinta. "Apapun makanan di rumah makan, tak pernah bisa mengalahkan masakanmu." Lalu sang istri pun membalasnya, "Masakanku tak pernah senikmat ketika engkau duduk di sebelahku." Romantis itu… Ketika menjelang jam pulang kerja, sang suami sangat rindu untuk segera pulang ke rumah dan bertemu istrinya. Pada saat yang sama, sang istri merindukan belahan jiwanya tiba. Romantis itu… Ketika suami mengucap salam, sang istri menjawabnya disertai senyuman. Bertemu saling mendoakan. Istri mencium tangan suami, dan suami mengecup kening istri lalu saling mengecup pipi kanan dan kiri bergantian. Romantis itu… Ketika suami tiba di rumah, istri menyambutnya dengan wajah cerah dan bibir merekah. Maka hilanglah segala penat dan lelah. Beban kerja di pundak mendadak menghilang, terbang melayang. Romantis itu… Ketika syukur selalu menghiasi makan bersama. Meski menunya sederhana, nikmat begitu terasa, keberkahan pun memenuhi seluruh keluarga. Romantis itu… Ketika suami istri kompak mengajar anaknya mengaji. Meski telah ada TPQ, sang ayah dan sang ibu tidak berlepas diri dari tanggung jawab untuk mencetak generasi Rabbani. Kelak, merekalah yang akan mendoakan sang orang tua, saat perpisahan selamanya telah tiba masanya. Romantis itu… Ketika sang istri tidak berat melepas suami. Keluar rumah. Untuk mengaji, atau aktifitas da'wah. Sebab sang istri ingin suaminya menjadi imam baginya, juga bermanfaat bagi Islam dan umatnya..., بارك الله فيكم By: Ustadz Zainal Abidin, Lc

Rabu, 08 April 2015

UBAH CARA BERDOA

Dulu saat kita sekolah, ada sebuah percobaan menarik yg menggunakan garputala. Dua buah garputala (A dan B) di hadap2-kan. Seorang siswa diminta memukul garputala A. Sementara siswa lainnya mengamati apa yg terjadi dg garputala B. Saat itu saya sangat takjub. Bgm tidak, dua garputala terpisah bbrp cm saling menggetarkan. Garputala A yg dipukul akan bergetar, sekaligus menggetarkan garputala B. Yg lebih mengesankan saat jumlah garputala ditambah.  Bunyinya saling menguat dan terdengar lebih keras. Seluruh siswa, termasuk saya bertanya2, mengapa hal ini bisa terjadi? Guru sains menjelaskan bahwa garputala A dan B itu bisa saling menggetarkan, krn keduanya memiliki frek sama. Semakin banyak garputala (frek sama) ditambahkan, maka makin keras bunyi yg dihasilkan. Penjelasan sang guru bertahun2 lalu itu memotivasi utk menyelidiki lebih jauh. Hasilnya: Oh, ternyata tdk hanya garputala, namun seluruh isi alam semesta ini akan saling menggetarkan, bila memiliki frek sama. Ya, Kamu tidak salah dengar:  

SELURUH ISI ALAM SEMESTA, apapun dan siapapun. Bila kamu berpikir/berniat baik, maka kamu akan mengirim pikiran/niat baik ini ke seantero semesta. Kamu akan menggetarkan pikiran/niat baik lainnya yg ada disudut manapun di alam ini. Sebaliknya, bila kamu berpikir/berniat jahat, maka kamu akan mengirim pikiran/niat jahat ini ke seantero semesta. Kamu akan menggetarkan pikiran/niat jahat lainnya yg ada di sudut manapun di alam ini. Itulah mengapa saat kamu berpikir/berniat baik, kamu akan dijumpai/ didekati oleh orang2 yg berpikiran sama dan didekati/didoakan oleh para malaikat. Sebaliknya, saat kamu berpikir/berniat jahat, kamu akan dijumpai/ didekati oleh iblis, syaitan dan antek-anteknya.

Begitulah hukum SALING GETAR. Hukum tsb ini yg dimanfaatkan para pelaku santet, guna2 dan semacamnya. Tapi tenang, selama frek kamu tidak sama dg frek penyantet, maka kamu akan baik2. Dan inilah yg ingin diutarakan: DOA.
Berdoalah yg baik2, agar kamu MENGGETARKAN yg baik juga. Namun, ada hal tambahan mengenai doa ini. Begini, brp banyak kamu berdoa seperti ini, "Tuhan… berilah SAYA ini… berilah SAYA itu."Saya yakin banyak diantara kamu yg berdoa seperti itu. Doa spt itu tidak salah, tapi JANGAN TERLALU BANYAK. Maksudnya? Kamu jangan terlalu banyak berdoa utk dirimu sendiri. Kok begitu? Karena kalau kamu berdoa utk diri sendiri, maka KAMU TIDAK PERNAH MENGGETARKAN SESUATU/SESEORANG diluar sana. UBAH DOAMU! Berdoalah buat kedua orang tuamu,  kerabat, sahabat2, teman2 dan tetanggamu. Kirimkanlah doa2-mu kpd guru2-mu, murid2-mu, kpd siapapun dikenal, maupun tdk.

Kamu tau apa  terjadi? SEMUA BERGETAR DAN SALING MENGUATKAN. Dan berita baiknya, bila kamu berdoa bukan utk dirimu, tapi berdoa utk orang lain adalah kamu DIDOAKAN KEMBALI OLEH MALAIKAT. Apa doa malaikat untuk kamu? Simak hadist ini: "Doa. seseorang muslim untuk sdr-nya DILUAR SEPENGETAHUAN YG DIDOAKAN, doanya mustajab. Di atas kepala orang berdoa itu ada malaikat yg ditugaskan,  agar supaya setiap kali berdoa utk sdr2-nya langsung disambut aamiin walaka bimitslin (semoga diterima dan untukmu sendiri spt itu)" (HR Muslim). Untuk itu, BERDOA KEPADA SIAPAPUN TANPA SEPENGETAHUAN ORANG, BEGITU KAMU UBAH DOAMU KEPADA ORANG LAIN, MAKA DOA ITUPUN UNTUK KAMU JUGA, maka tdk bisa dibayangkan kalau kita semua saling mendoakan yg baik dan terbaik buat siapapun. Bukankah negeri dan alam semesta ini akan dipenuhi dan diliputi gelombang frek yg baik? Bukankah frek  baik ini akan MENARIK DAN MENGGETARKAN frek Rahmat dan frek Kasih dari Allah? SUNGGUH!! NEGERI INI AKAN BENAR2 MAKMUR HANYA KARENA  MENGUBAH CARA BERDOA.

Doa untuk kita semua

Met beraktifitas.
Semoga Bermanfaat👍

Selasa, 07 April 2015

7 Ciri-ciri Mereka yang Mempunyai Kecerdasan Emosional yang Tinggi


Akhir-akhir ini, kita semakin sadar bahwa kecerdasan emosional ini sangat penting bagi tiap individu dalam menunjang kesuksesan dan kebahagiaan mereka, baik di tempat kerja, pergaulan hingga kehidupan keluarga. Memiliki kecerdasan emosional yang tinggi akan membantu anda dalam bersikap praktis ketika di hadapkan pada suatu permasalahan. Untuk itu, kali ini saya akan sharingkan apa saja ciri-ciri mereka yang mempunyai kecerdasan emosional yang tinggi. Harapannya, hal ini akan menjadi referensi kita bersama untuk kehidupan kita yang lebih bermanfaat dan bahagia kedepannya.

1. Fokus pada Hal-hal yang Positif
Mereka yang memiliki kecerdasan emosional tinggi sadar bahwa percuma saja berlarut-larut dengan masalah. Fokus pada masalah tidak akan pernah membawa solusi, sebaliknya bersikap positif dalam menyikapi masalah akan membawa anda pada solusi yang tepat untuk menyelesaikan permasalahan anda.

2. Mereka yang Berpikiran Positif akan Berkumpul dengan Mereka yang Berpikir Positif Pula
Orang-orang dengan kecerdasan emosional tinggi tidak akan menghabiskan banyak waktu dengan berkumpul bersama mereka yang suka mengeluh dan mengumpat. Mendengarkan keluh kesah dari mereka yang suka berpikir negatif hanya akan membawa menghabiskan energi kita pada hal yang percuma. Sebaliknya, berkumpul dengan orang yang memiliki pikiran positif dan penuh semangat akan membuat kita tertular juga. Dan inilah yang pada akhirnya akan meningkatkan kecerdasan emosional anda juga.

3. Orang dengan Kecerdasan Emosional Tinggi selalu Assertive
Assertive adalah sebuah sikap tegas dalam mengemukakan suatu pendapat, tanpa harus melukai perasaan lawan bicaranya. Orang yang assertive sangat tahu betul kapan mereka harus bicara, kapan mereka harus mengemukakan suatu pendapat dan bagaimana cara yang tepat untuk memberikan sebuah solusi tanpa harus menggurui. Dan yang pasti mereka yang memiliki sikap assertive selalu berpikir terlebih dahulu sebelum bicara.

4. Mereka adalah Visioner yang siap Melupakan Kegagalan di Masa Lalu
Orang-orang dengan kecerdasan emosional yang tinggi akan sibuk memikirkan apa yang akan dilakukannya di masa depan dan segera melupakan kegagalan di masa lalu. Baginya kegagalan di masa lalu adalah sebuah pelajaran yang penting diambil untuk mengambil langkah yang lebih mantab di masa yang akan datang.

5. Mereka Tahu Cara Membuat Hidup Lebih Bahagia dan Bermakna
Dimanapun mereka berada, apakah itu di tempat kerja, di rumah ataupun berkumpul dengan teman-teman, orang dengan kecerdasan emosional yang tinggi akan membawa kebahagiaan bagi sesamanya. Terkadang arti bahagia bagi mereka tidak harus sebuah kekayaan. Bersyukur akan nikmat yang didapat hari ini dan membantu orang lain yang membutuhkan pertolongannya akan membuat mereka merasa bahagia dan bermakna.

6. Mereka Tahu Bagaimana Mengeluarkan Energi Mereka secara Bijak
Mereka yang dikaruniai kecerdasan emosional tinggi, tahu bagaimana memanfaatkan energi mereka dengan bijak. Mereka tidak akan menghabiskan waktu untuk hal-hal yang percuma saja. Mereka akan fokus pada tindakan-tindakan yang akan membawa manfaat bagi sesamanya.

7. Terus Belajar dan Berkembang
Mereka yang memiliki kecerdasan emosional tinggi sadar, bahwa apa yang ia ketahui saat ini masih belumlah apa-apa. Baginya, belajar bukanlah 12 tahun wajib belajar dan 4 tahun kuliah. Wajib belajar adalah seumur hidup. Mereka selalu terbuka akan hal-hal baru dan berani mencoba berbagai macam tantangan yang akan membuat mereka berkembang. Kritik dan saran dari orang lain akan dijadikan sebagai referensi baru dalam mengambil langkah dan keputusan di masa yang akan datang.

"It isn't stress that makes us fall – it;s how we respond to stressful events." – Wayde Gooda

Senin, 30 Maret 2015

TANGGUNG JAWAB PRIA DAN WANITA DALAM ISLAM

Betapa beratnya menjadi seorang lelaki, diantaranya adalah seperti berikut: 

1. Lelaki bujangan menanggung dosa sendiri apabila sudah baligh, sementara dosa anak gadis ditanggung oleh bapaknya.

2. Lelaki yang sudah berumah tangga menanggung dosa sendiri, dosa isteri, dosa anak perempuan yang belum pernah kawin dan dosa anak lelaki yang belum baligh.

3. Hukum menjelaskan anak lelaki bertanggung-jawab atas ibunya dan sekiranya dia tidak menjalankan tanggungjawabnya, maka dosa baginya, terutama anak lelaki yang tua, tetapi perempuan tidak, perempuan hanya perlu taat kepada suaminya. Isteri berbuat baik kepadanya diberikan pahala kalau berbuat sebaliknya dosanya ditanggung oleh suaminya.

4. Suami wajib memberikan nafkah pada isteri, tapi isteri tidak. Walaupun begitu isteri boleh membantu.Haram bagi suami bertanya pendapatan isteri, lebih-lebih lagi menggunakan pendapatan isteri tanpa izin.

Banyak lagi… Bayangkan betapa beratnya dosa-dosa yang harus ditanggung seperti gunung dengan semut. Itu sebabnya mengikut kalau kita kaji nyawa perempuan lebih panjang daripada lelaki. Lelaki mati cepat karena tak kuat dengan beratnya dosa-dosa yang ditanggung.Tetapi seorang lelaki ada keistimewaannya yang dianugerah oleh Allah SWT. Sebagai seorang lelaki pasti anda tahu, kalau tak tahu makanya jadi perempuan. Begitulah kira-kiranya.

Wanita : 

1. Wanita auratnya lebih susah dijaga dibanding lelaki.

2. Wanita perlu meminta izin dari suaminya apabila mau keluar rumah tetapi tidak sebaliknya.

3. Wanita kesaksianya kurang dibanding lelaki.

4. Wanita menerima pusaka kurang dari lelaki.

5. Wanita perlu menghadapi kesusahan mengandung dan melahirkan anak.

6. Wanita wajib taat kepada suaminya.

7. Talak terletak di tangan suami dan bukan isteri.

8. Wanita kurang dalam beribadat karena masalah haid dan nifas yang tak ada pada lelaki.

Pernahkah kita lihat sebaliknya?

Wanita perlu taat kepada suami tetapi lelaki wajib taat kepada ibunya 3 kali lebih utama dari bapaknya.

Bukankah ibu adalah seorang wanita? Wanita menerima pusaka kurang dari lelaki tetapi harta itu menjadi milik pribadinya dan tidak perlu diserahkan kepada suaminya, manakala lelaki menerima pusaka perlu menggunakan hartanya untuk isteri dan anak anak.

Wanita perlu bersusah payah mengandung dan melahirkan anak, tetapi setiap saat dia didoakan oleh segala malaikat dan seluruh makhluk ALLAH di muka bumi ini, dan bila wafat kerana melahirkan adalah mati syahid. Manakala dosanya dosa kecil,dosanya diampun ALLAH.

Di akhirat kelak, seorang lelaki akan dipertanggungjawabkan terhadap 4 wanita ini; Isterinya, ibunya, anak perempuannya dan saudara perempuannya.

Manakala seorang wanita ditanggung oleh 4 orang lelaki ini; Suaminya, ayahnya, anak lelakinya dan saudara lelakinya. Seorang wanita boleh memasuki pintu Syurga melalui mana pintu Syurga yang disukainya cukup dengann 4 syarat saja: - Shalat 5 waktu, - Puasa di bulan Ramadhan, - Taat pada suaminya dan menjaga kehormatannya.

Seorang lelaki perlu pergi berjihad fisabilillah, tetapi wanita jika taat akan suaminya serta menunaikan tanggung jawabnya kepada ALLAH akan turut menerima pahala seperti pahala orang pergi berperang fisabilillah tanpa perlu mengangkat senjata.

Masya ALLAH… Lihat betapa sayangnya ALLAH pada wanitakan? Sememangnya derajat Wanita dimuliakan dalam Islam.

FOLLOW TWITTER: @kutipanHIKMAH