Selasa, 11 Juni 2013

BAHAYA SEORANG ISTRI TIDAK BERSYUKUR PADA PEMBERIAN SUAMI





Satu dari sekian banyak nikmat yang wajib kita syukuri adalah Allah telah menetapkan adanya hak hak  antara suami istri. Di mana hak hak dan kwajiban tersebut merupakan kuwajiban yang seimbang , tidak hanya itu Allah juga menetapkan cara cara bagaimana kehidupan rumah tangga bisa berlangsung harmonis penuh kasih dan sayang.
Kasih sayang yang ada pada pasutri adalah cerminan dari hati yang lembut maka selama kelembutan ada pada suami istri insyaallah kasih sayang  akan tetap terjalin.Adapun puncak kasih sayang seorang istri pada suaminya yaitu mensyukuri kebaikan kebaikan yang di berikan suami , sehingga istri tidak menyakiti suami dengan perbuatan maupun dengan lisan.
Oleh karena itu patutlah bagi para istri yang sholihah untuk bisa merenungkan akan bahaya jika kufur pada suaminya .
Dari Asma' Binti Zaid Al Anshoriyah berkata: Rasulullah bersabda "Wahai para istri ! Hati – hatilah kalian dari kufur terhadap para pemberi kenikmatan ." Aku bertanya : Wahai Rasulullah apa maksudnya? Beliau menjawab : Bisa jadi salah seorang di antara istri ada yang menjadi gadis tua,karena orang tuanya.lalu Allah memberinya suami dan menganugrahinya seorang anak dari suaminya tersebut . Kemudian suatu saat dia sangat marah seraya mengatakan,pada suaminya,aku tidak pernah mendapati satu kebaikanpun padamu.Maka iapun kufur.
Beliau bersabda : Allah tidak akan melihat seorang istri yang tidak mau bersyukur pada suaminya dan selalu merasa tidak cukup atas kebaikan suaminya (silsilah hadits shohihah oleh al al bani)
Dengan demikian jelaslah bahwa berdasarkan hadits di atas : Bahwa seorang istri yang kufur pada suaminya tidak akan di lihat oleh Allah.
Yang ke dua dia akan di laknat oleh para bidadari di syurga. Hal ini berdasarkan Sabda Rasulullah di dalam hadits yang di riwayatkan turmudzi beliau menyatakan "Jika ada seorang istri menyakiti suaminya di dunia, maka istrinya dari kalangan bidadari akan berkata kepadanya : janganlah kau sakiti dia! Semoga Allah memusuhimu ( jika engkau menyakitinya )sesungguhnya ia di sisimu hanyalah seorang tamu yang tidak lama lagi akan meninggalkanmu, dan kemudian mendatangi  kami.
Oleh karnanya hendaknya para istri yang benar-benar  sayang suaminya mereka sadar akan kerasnya ancaman yang berlaku baginya jika dirinya kufur pada suami.Smoga Allah taala selalu menjaga para istri yang sholihah untuk tidak menyakiti suami baik dengan kata kata ataupun perbuatan.

Panggang 14 april 2013
Di sarikan dari al mawaddah dengan beberapa tambahan.(pak jaryono )