Sabtu, 15 Oktober 2016

Renungan Pagi

Copas dari grup sebelah :

*_RENUNGAN PAGI_*

Kisah yang diceritakan oleh seorang Hamba ALLAH tentang mimpi Seorang Wali Ditanah Perkuburan, di dalam mimpi wali itu,  wali tu terlihat roh ahli-ahli kubur yang sedang mengais mengais rumput seperti mencari sesuatu.
.
Tiba tiba beliau melihat ada seorang roh ahli kubur yang sudah berusia lanjut sedang duduk istirahat diatas kuburnya sendiri .
Beliau mengambil keputusan untuk bertanyakan kepada roh orang tua tersebut.

Wali :
"Pak.., kenapa Bpk sedang duduk santai dgn tenang sedangkan ramai ahli kubur yg lain sedang mengais-gais rumput disitu..?!"

Roh Org tua itu :
"Jikalau kau ingin tahu jawabannya,
Besok kau pergi ke pasar dan cari penjual daging yg masih muda di pasar.
Penjual daging itu ialah anak aku sendiri..!"

Wali tersebut pun pergi dan terjaga dari mimpinya.
Keesokan harinya. Wali tu pun menjumpai penjual daging muda di pasar tersebut. Beliau hanya meperhatikan dari jauh kelakuan penjual daging tersebut. Selepas penjual daging tersebut menjual dagingnya, dia sambung membaca Al Qur'an. Wali tadi terkejut lalu mengambil keputusan untuk berjumpa dengan pemuda tersebut.

Wali : "Assalammualaikum orang muda,
saya ingin bertanya  padamu."

Penjual daging:
"waalaikummussalam.., ya boleh. Apakah pertanyaan itu ?!"

Wali:
"Adakah   keluarga yang meninggal dunia yang mempunyai kubur di kampung ini?

Penjual daging:
"Ya ada. Itu ialah bapaku..!"

Wali : "Aku melihat Roh ayahmu dalam mimpi ku.
Beliau tenang disana.
Apa yg kau lakukan untuk ayahmu wahai anak muda ?!"

Penjual daging:

"Aku membaca Al-Qur'an dan aku berdoa kpd Allah.
Jika bacaan aku itu terdapat pahalanya,
aku sedekahkan nya kepada ayahku..!"

Iktibar dari Kisah ini
Kenapa Roh ahli kubur yang lain sedang mengais-gais rumput di situ?

Jawabannya :

"mereka sedang mencari kiriman2 doa yang didoakan oleh orang ramai dan lafaz  "Ala kulli muslimin wal muslimat, wal mukminin wal mukminat".

Manakala roh bapaktua tua yg hanya duduk santai tersebut karena doa anaknya hanya khusus untuknya.

Pesanan:
Perbanyaklah berdoa untuk kedua ibu bapa kita,  saudara kita untuk ketenangan mereka di alam barzakh.
Doa seorang anak akan terus sampai kepada ibu bapanya,  terutamanya anak lelaki yang mana syurganya dibawah ridha ibunya...

Ayo..laksanakan 7 Sunnah Hebat ini.

Tujuh sunnah Nabi Muhammad SAW itu adalah:

Pertama:
Solat Tahajjud,
kerana kemuliaan seorang mukmin terletak pada solat tahajjudnya.
Pastinya doa akan mudah termakbul dan
menjadikan kita semakin hampir dengan Allah SWT.

Kedua:
Membaca Al-Qur'an sebelum terbit matahari,
alangkah baiknya sebelum mata melihat dunia, sebaiknya mata membaca Al-Qur'an terlebih dahulu dengan penuh pemahaman.
Paling tidak jika sesibuk manapun kita,
bacalah ayat 3Qul, atau ayat qursi.

Ketiga:
Hadirkan diri ke masjid terutama di waktu subuh.
Sebelum melangkah kemana pun langkahkan kaki ke masjid, kerana masjid merupakan pusat keberkatan,
bukan kerana panggilan muadzin
tetapi panggilan Allah yang mencari orang beriman  untuk memakmurkan masjid Allah SWT .

Keempat:
Jaga solat dhuha, kerana kunci rezeki terletak pada solat dhuha.
Yakinlah, kesan solat dhuha sangat dasyat dalam mendatangkan rezeki.

Kelima:
Jaga sedekah setiap hari.
Allah menyukai orang yang suka bersedekah,  dan malaikat selalu mendoakan kepada orang yang bersedekah setiap hari.
Percayalah, sedekah yang diberikan akan dibalas oleh Allah berlipat kali ganda.

Keenam:
Jaga wudhu terus menerus kerana Allah SWT menyayangi hamba yang berwudhu.

Kata khalifah Ali bin Abu Thalib, "Orang yang selalu berwudhuk senantiasa ia akan merasa selalu dalam keadaan solat walaupun ia belum lagi solat, dan dijaga oleh malaikat dengan dua doa,  Malaikat berdoa untuknya yaitu "ampuni dosanya dan sayangi dia ya Allah SWT ".

Ketujuh:
Amalkan istighfar setiap saat.
Dengan istighfar masalah yang terjadi kerana dosa kita akan dijauhkan oleh Allah.

Sebarkanlah ilmu ini,
dan anda tidak akan rugi sedikitpun,
sebarkan, semoga memberi manfaat banyak orang.

Kamis, 06 Oktober 2016

ADA PINTU MENUJU SURGA DI RUMAHMU

Ust. Satria Hadi Lubis

Seorang tabi'in yang mulia Iyas bin Mu'awiyah menangis sejadi-jadinya ketika meninggal salah satu dari orang tuanya,maka dikatakan pada beliau : " mengapa anda menangis sedemikian rupa" ?
Maka beliau menjawab:
" Tidak lah aku menangis karena kematian, karena yang hidup pasti akan mati. Akan tetapi yang membuatku menangis karena dahulu aku memiliki dua pintu ke surga, maka tertutuplah satu pintu pada hari ini dan tidak akan di buka sampai hari kiamat, aku memohon pada Allah Ta'ala agar aku bisa menjaga pintu yang ke dua...".

Kedua orang tua adalah dua pintu menuju surga,yang kita dapat menikmatia bau harumnya setiap pagi dan petang, Rasulullah Shallahu ' alaihi wasallam bersabda:

الوالد أوسط أبواب الجنة فأضع ذلك الباب أو احففظه

"Orang tua adalah pintu surga yang paling tengah, maka jangan sia-siakalah pintu itu atau jagalah ia" (HR. Tirmidzi).

Iya, pintu surga yang paling tengah, yang paling indah, yang paling elok...
Maka masihkah engkau sia-siakan pintu itu? Bahkan engkau haramkan dirimu tuk memasukinya? Dengan mengangkat suaramu di hadapanya? Dengan membentaknya di kala tulang-tulangnya semakin lemah karena di makan usia..,
Sementara tubuhmu yang berotot kekar, dahulu telah di basuh kotoranmu dengan tangannya yang kini tak bertenaga...

Duhai sungguh ruginya...

Celaka ! Celaka ! Celaka !
Jika kau berani durhaka !

Rasulullah Shallahu ' alaihi wa Sallam bersabda :
" Celaka,celaka,celaka ! , dikatakan pada beliau, siapa wahai Rasulullah?, maka beliau bersabda :" Siapa saja yang menjumpai kedua orang tuanya, baik salah satu atau kedua-duanya di kala mereka lanjut usia, akan tetapi (perjumpaan tersebut) tidak memasukannya ke surga (HR.Muslim).

اللهم ارزقنا البر بوالدينا و اجمعنا بهم في جنات النعيم

Ya Allah, berilah kami rizki untuk berbakti kepada kedua orang tua kami,dan kumpulkanlah kami bersama mereka di surgaMu..