Minggu, 25 Maret 2018

Menggenggam bara api

Imam Nawawi rahimullah mengatakan _"Orang yang bersabar dalam berpegang pada hukum Al Qur'an dan As Sunnah akan mendapatkan perlakuan keras dan kesulitan-kesulitan dari orang-orang yang tidak paham Agama. Dianalogikan bagai memegang bara api dengan genggaman tangannya, bahkan lebih dahsyat dari itu"_ (Faidhul Qadir, 6/456).

_"Sesungguhnya di belakang kalian ada hari-hari kesabaran, orang yang tetap mengamalkan ajaran agama ketika zaman itu akan mendapatkan pahala amalan 50 orang dari kalian (para sahabat Nabi)"_ (HR. Abu Daud 4341, dishahihkan Al Albani dalam Silsilah Ash Shahihah 494).

Hasan bin 'Athiyyah rahimahullah  mengatakan:
_"tidaklah suatu kaum membuat-buat kebid'ahan, melainkan Allah akan mencabut suatu Sunnah yang semisalnya"_ (dinukil dari 'Ilmu Ushulil Bida'hal.288).

Terasing ditengah Umat

Imam Nawawi rahimullah mengatakan:
_"Islam dimulai dari segelintir orang dari sedikitnya manusia. Lalu Islam menyebar dan menampakkan kebesarannya. Kemudian keadaannya akan surut. Sampai Islam berada di tengah keterasingan kembali, berada pada segelintir orang dari sedikitnya manusia pula sebagaimana awalanya. "_ (Syarh Shahih Muslim, 2: 143).

Sunnah adalah jalan hidup Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan para sahabatnya dalam beragama yaitu jalan yang terbebas dari segala bentuk syubhat (virus pemikiran) dan syahwat (virus menginginkan hal-hal yang Allah larang).

Ahlus Sunnah adalah orang-orang yang menghidupkan sunnah-sunnah Rasulullah sallallahu alaihi wasallam dalam seluruh perkara, baik dalam ibadah, perilaku, dan dalam segala bidang kehidupannya. Oleh karena itu, biasanya mereka menjadi orang-orang yang dipandang asing di tengah masyarakatnya dikarenakan mereka menghidupkan sunnah yang sebelumnya belum dikenal atau mereka menyelisihi adat istiadat setempat yang berseberangan dengan syari'at.

Indahnya Sunnah

_"Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam *Islam keseluruhan*, dan janganlah kamu turuti langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu."_ (QS. Al Baqarah: 208).

_Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allâh. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persanggkaan belaka, dan mereka tidak lain hanyalah mengira-ngira saja. Sesungguhnya Rabbmu, Dia-lah yang lebih mengetahui tentang orang yang tersesat dari jalan-Nya dan Dia lebih mengetahui tentang orang orang yang mendapat petunjuk._ [Al-An'am/6:116-117].

Untuk lebih jelasnya silahkan ikuti tausiah dengan topik *Indahnya Sunnah Nabi Shalallahu alaihi wasallam* dibawakan oleh *Ust. Muhammad Umar As-Sewed.*

Pagi ini disampaikan sesi 1.

Semoga bermanfaat.
Barakallahu fiikum.

Berjudi

_Sesungguhnya syaitan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran (meminum) khamar dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allâh dan shalat; maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu)._ [Al-Maidah/5: 91].

Dosa judi itu tidak hanya di dapatkan oleh orang yang melakukannya, bahkan sekedar ucapan mengajak berjudi sudah terkena dosa dan diperintahkan untuk membayar kaffarah (penebus dosa) dengan bershadaqah. Seperti hadits berikut ini.

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu , dia berkata: Rasûlullâh Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: _Barangsiapa bersumpah dengan mengatakan 'Demi Latta dan 'Uzza, hendaklah dia berkata, 'Lâ ilâha illa Allâh'. Dan barangsiapa berkata kepada kawannya, 'Mari aku ajak kamu berjudi', hendaklah dia bershadaqah!"._ [HR. Al-Bukhâri, no. 4860; Muslim, no. 1647]

Beristirahat sejenak

Hadits di atas merupakan landasan agar manusia tidak memiliki angan-angan yang panjang di dunia. Orang yang beriman tidak sepantasnya menganggap dunia ini sebagai tempat tinggalnya yang abadi. Namun, Seyogyanya ia menganggap hidup di dunia ini seperti musafir yang sedang menyiapkan bekal bepergian menempuh perjalanan yang teramat panjang.

_Wahai kaumku! Sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan (sementara) dan sesungguhnya akhirat itulah negeri yang kekal._ (QS. Ghâfir/al-Mukmin/40:39)

_Wahai Rasûlullâh! Siapa orang Mukmin yang paling utama?' Rasûlullâh Shallallahu 'alaihi wa sallam menjawab, "Orang yang paling baik akhlaknya.' Orang itu bertanya lagi, 'Lalu siapa orang Mukmin yang paling cerdas?'Beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam menjawab, *'Orang yang paling banyak mengingat kematian dan yang paling baik persiapannya untuk menghadapi apa yang terjadi setelahnya. Mereka itulah orang yang paling cerdas.'"*_(HR. Ibnu Mâjah, no. 4259 dan ath-Thabrani dalam Al-Mu'jamul Ausath, V/340, no. 4668.)

Niat

Di sini Allah menuntun kita agar dalam melakukan apa saja hanya dengan niat ikhlas hanya mencari ridho Allah. Bahkan hidup, mati dan segala yang ada serta yang belum ada sesungguhnya harus kita niatkan untuk Allah SWT. Kemudian sangat tidak boleh menyekutukanNya dengan apapun itu juga (Laa syariika lahu).

​"Sesungguhnya setiap amalan tergantung pada niatnya. Setiap orang akan mendapatkan apa yang ia niatkan. Siapa yang hijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya untuk Allah dan Rasul-Nya. Siapa yang hijrahnya karena mencari dunia atau karena wanita yang dinikahinya, maka hijrahnya kepada yang ia tuju."​ (HR. Bukhari dan Muslim) [HR. Bukhari, no. 1 dan Muslim, no. 1907]

Amal kita bahkan pahala yang akan di dapatkan dari amal tersebut tergantung dari niat kita sewaktu melakukannya. Sewaktu niatnya hanya mencari ridho Allah, maka akan dibalasNya dengan pahala. Sebaliknya, jika niatnya hanya karena selain Allah, maka tidak akan mendapat ganjaran pahala dari Allah SWT.

Selasa, 20 Maret 2018

Mengurung binatang

Memberinya makan dan minum apabila hewan itu lapar dan haus, _"Pada setiap yang mempunyai hati yang basah (hewan) itu terdapat pahala (dalam berbuat baik kepadaNya)"_ [HR Al-Bukhari : 2363].

_"Barangsiapa yang tidak belas kasih niscaya tidak dibelaskasihi"_ [HR Al-Bukhari ; 5997, Muslim : 2318].

_"Kasihanilah siapa yang ada di bumi ini, niscaya kalian dikasihani oleh yang ada di langit"_ [HR At-Tirmdzi : 1924].

_"Siapa gerangan yang telah menyakiti perasaan burung ini karena anaknya? Kembalikanlah kepadanya anak-anaknya". Rasulullah shalallahu alaihi wasallam mengatakan hal tersebut setelah melihat seekor burung berputar-putar mencari anak-anaknya yang diambil dari sarangnya oleh salah seorang sahabat"_ [HR Abu Daud : 2675 dengan sanad shahih].

Hadits-hadits di atas menunjukkan kepada kita betapa Islam sangat menjunjung tinggi kasih sayang. Tidak hanya kepada sesama manusia, bahkan kepada seekor binatang sekalipun.

Musafir dunia

Dari Ibnu Umar Radhiyallahu anhuma, ia berkata, "Rasûlullâh Shallallahu 'alaihi wa sallam memegang kedua pundakku, lalu bersabda, _*'Jadilah engkau di dunia ini seakan-akan sebagai orang asing atau seorang musafir'*  [dan persiapkan dirimu termasuk orang yang akan menjadi penghuni kubur (pasti akan mati)]."_
Dan Ibnu Umar Radhiyallahu anhuma pernah mengatakan, _"Jika engkau berada di sore hari, janganlah menunggu pagi hari. Dan jika engkau berada di pagi hari, janganlah menunggu sore hari. Pergunakanlah waktu sehatmu sebelum sakitmu dan hidupmu sebelum matimu."_
(HR. al-Bukhâri, no. 6416; at-Tirmidzi, no. 2333)

_Apalah artinya dunia ini bagiku?! Apa urusanku dengan dunia?! Sesungguhnya perumpamaanku dan perumpamaan dunia ini ialah seperti pengendara yang berteduh di bawah pohon, ia istirahat (sesaat) kemudian meninggalkannya._ (HR. Ahmad, I/391, 441. at-Tirmidzi, no. 2377).

_Diantara tanda-tanda baiknya Islam seseorang adalah meninggalkan sesuatu yang tidak bermanfaat baginya._ (HR. At-Tirmidzi, no. 2317).

Kamu kumpulan hari

Diriwayatkan bahwa Syaikh Jamaluddin al-Qâshimi rahimahullah melewati warung kopi. Dia melihat orang-orang yang mengunjungi warung kopi tenggelam dalam permainan kartu dan dadu, meminum berbagai minuman, mereka menghabiskan waktu yang lama. Maka Syaikh berkata, *_"Seandainya waktu bisa dibeli, sungguh pasti aku beli waktu mereka!"._*

Allâh tidak memperlihatkan urgensi umur dan kadar waktu kesehatan kecuali kepada orang-orang yang Allâh berikan taufiq dan bimbingan untuk memanfaatkannya. Allâh berfirman:

_Sifat-sifat yang baik itu tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang sabar dan tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang mempunyai keuntungan yang besar._  [Fushilat/41:35].

Dunia ini adalah tempat beramal, bukan tempat santai dan main-main, sebagaimana firman-Nya:
_Maka apakah kamu mengira, bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami?_ [al-Mukminun/23:115].

Waktu

_'Tidak akan tiba hari Kiamat hingga… zaman berdekatan.'"_ (HR: Bukhari, kitab al-Fitan (XIII/81-82, al-Fath).

Mengingat bahwa waktu yang terasa semakin singkat ini merupakan salah satu tanda akhir zaman, dan tentu merupakan bentuk konsekuensi yang harus diperhatikan atas kesibukkan kita selama di dunia yang mungkin kerap kali melupakan dan melalaikan perintah Allah dan Rasul-Nya.

Tidaklah Allah bersumpah dalam al-Quran dengan meggunakan kata waktu, *wal-'ashri, wad-dhuha, wal-laili, bis-syafaqi, wal-fajri*, dan sebagainya, kecuali semuanya mengisyaratkan tentang betapa pentingnya waktu. 

_"Dua nikmat yang banyak manusia tertipu di dalamnya, nikmat sehat dan waktu luang."_ (HR. Bukhori no.6412, At-Tirmidzi no.2304).

Apa yang telah kita lakukan di waktu-waktu sehat dan luang kita? Apakah digunakan untuk ibadah, atau hanya terbuang secara percuma?

Menahan Air

_Tidak boleh kelebihan air ditahan untuk menahan tumbuhnya rerumputan._ [HR. Bukhari No.6447].

_"Dari Jabir bin Abdillah, beliau bercerita bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melarang jual beli air yang bersisa."_ (HR. Muslim, no. 4087)

Ibnul Qayyim mengatakan, "Orang yang *memasukkan air ke dalam wadah air miliknya itu tidak termasuk larangan (air dalam kemasan)* yang ada dalam hadits di atas. Air yang sudah kita masukkan ke dalam wadah milik kita itu semisal dengan barang-barang yang aslinya adalah milik umum namun sudah kita miliki semisal kayu bakar yang diambil dari hutan kemudian menjualnya. (Zadul Ma'ad, juz 5, hlm. 708).... Sepeti pemisalan pada hadits ini..

_"Sungguh, jika kalian mengambil seutas tali, lalu dia pulang ke rumah dengan membawa seikat kayu bakar di punggungnya kemudian dia menjualnya, sehingga Allah selamatkan wajahnya dari kehinaan mengemis, itu jauh lebih baik daripada dia meminta-minta, yang boleh jadi diberi, boleh jadi tidak diberi."_ (HR. Bukhari, no. 1471)

Pesimis

_Tiada satu pun bencana yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri, melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauh Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. (Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu *jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu bergembira terhadap apa yang diberikanNya kepadamu*. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri._ [al Hadid : 22-23].

_"Jadikanlah *sabar dan shalat* sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu'"._ [al Baqarah : 45].

_Tidak ada penyakit yang menular sendiri, dan tidak ada kesialan. Optimisme (yaitu) kata-kata yang baik membuatku kagum._ [HR Bukhari (10/181) dan Muslim (2224) - dari Anas Radhiyallahu 'anhu].

_"Wahai Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran atas diri kami, dan teguhkanlah pendirian kami dan tolonglah kami terhadap orang-orang kafir."_ (QS. Al Baqarah: 250).

Merasa Aman

"Seorang mukmin beramal taat dan ia dalam keadaan takut (akan siksa Allah). Sedangkan ahli maksiat melakukan maksiat dan selalu merasa aman (dari murka Allah)."  (Ibnu Katsir pada tafsir surat Al A'raf ayat 99).

_"Tidak ada suatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan ijin Allah, dan barangsiapa yang beriman kepada Allah niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu."_ (QS At-Taghabun: 11).

_Sesungguhnya Allah tidak berbuat zalim kepada manusia sedikit pun. Akan tetapi, manusia itulah yang berbuat zalim kepada diri mereka sendiri."_ (Qs. Yunus: 44)

_"Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, teguhkan hati kami di atas agama-Mu." (HR. Ahmad dan at Tirmidzi)_, Aamiin.

Musafir

Dari Ibnu Umar Radhiyallahu anhuma, ia berkata, "Rasûlullâh Shallallahu 'alaihi wa sallam memegang kedua pundakku, lalu bersabda, _*'Jadilah engkau di dunia ini seakan-akan sebagai orang asing atau seorang musafir'*  [dan persiapkan dirimu termasuk orang yang akan menjadi penghuni kubur (pasti akan mati)]."_
Dan Ibnu Umar Radhiyallahu anhuma pernah mengatakan, _"Jika engkau berada di sore hari, janganlah menunggu pagi hari. Dan jika engkau berada di pagi hari, janganlah menunggu sore hari. Pergunakanlah waktu sehatmu sebelum sakitmu dan hidupmu sebelum matimu."_
(HR. al-Bukhâri, no. 6416; at-Tirmidzi, no. 2333)

_Apalah artinya dunia ini bagiku?! Apa urusanku dengan dunia?! Sesungguhnya perumpamaanku dan perumpamaan dunia ini ialah seperti pengendara yang berteduh di bawah pohon, ia istirahat (sesaat) kemudian meninggalkannya._ (HR. Ahmad, I/391, 441. at-Tirmidzi, no. 2377).

_Diantara tanda-tanda baiknya Islam seseorang adalah meninggalkan sesuatu yang tidak bermanfaat baginya._ (HR. At-Tirmidzi, no. 2317).

Senin, 12 Maret 2018

Tahajud

_"Dan sebutlah nama Rabb-mu pada (waktu) pagi dan petang. Dan pada sebagian dari malam, maka sujudlah kepada-Nya dan bertasbihlah kepada-Nya pada bagian yang panjang di malam hari."_ [Al-Insaan/76: 25-26].

_"Sesungguhnya di malam hari terdapat waktu tertentu, yang bila seorang muslim memohon kepada Allah dari kebaikan dunia dan akhirat pada waktu itu, maka Allah pasti akan memberikan kepadanya, dan hal tersebut ada di setiap malam."_ [HR. Muslim dalam kitab Shalaatul Musaafiriin, bab Fil Laili Saa'tun Mustajaabun fii had Du'aa', (hadits no. 757)].

Al-'Allamah Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan, _"Cobalah renungkan bagaimana Allah membalas shalat malam yang mereka lakukan secara sembunyi dengan balasan yang Ia sembunyikan bagi mereka, yakni yang tidak diketahui oleh semua jiwa. Juga bagaimana Allah membalas rasa gelisah, takut dan gundah gulana mereka di atas tempat tidur saat bangun untuk melakukan shalat malam dengan kesenangan jiwa di dalam Surga."_

Senin, 05 Maret 2018

Mengadu domba

Namimah adalah mengutip suatu perkataan dengan tujuan untuk mengadu domba antara seseorang dengan si pembicara. Atau membeberkan sesuatu yang tidak suka untuk dibeberkan. Baik bagi pihak yang dibicarakan atau pihak yang menerima berita, maupun pihak lainnya.

Namimah hukumnya haram berdasarkan ijma' (kesepakatan) kaum muslimin. Banyak sekali dalil-dalil yang menerangkan haramnya namimah dari Al Qur'an, As Sunnah dan Ijma'. 

Imam Asy Syafi'i  rahimahullah berkata,
 "Seseorang _selayaknya memikirkan apa yang hendak diucapkannya. Dan hendaklah dia membayangkan akibatnya. Jika tampak baginya bahwa ucapannya akan benar-benar mendatangkan kebaikan tanpa menimbulkan unsur kerusakan serta tidak menjerumuskan ke dalam larangan, maka dia boleh mengucapkannya. Jika sebaliknya, maka lebih baik dia diam."_

_Ya Rabb,  janganlah Engkau jadikan lisanku berbuat ghibah atau berkata bohong dan tidak pula mengatakan sesuatu yang akan aku sesali ketika berjumpa dengan-Mu_. Aamiin

Minggu, 04 Maret 2018

10 Sifat Istri Yang Membuat Rezeki Suami Mengalir

Masyaallah! Ternyata Ini 10 Sifat Istri Yang Membuat Rezeki Suami Mengalir Dengan Sangat Deras - No. 6 Mengejutkan!!

Banyak suami yang mungkin tidak tahu kalau rejekinya dengan izin Allah mengalir lancar atas peran istri. Memang tidak dapat dilihat secara kasat mata, tetapi dapat dijelaskan secara spiritual kalau 10 karakter istri ini 'membantu' menghadirkan rejeki untuk suaminya.

1. Istri yang pandai bersyukur
Istri yang bersyukur atas semua karunia Allah pada hakikatnya dia sedang mengundang tambahan nikmat untuk suaminya. Termasuk juga rejeki. Miliki suami, bersyukur. Jadi ibu, bersyukur. Anak-anak dapat mengaji, bersyukur. Suami memberi nafkah, bersyukur.

2. Istri yang tawakal kepada Allah
Di waktu seseorang bertawakkal pada Allah, Allah akan mencukupi rejekinya.
"Dan barangsiapa yang bertawakkal pada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan) nya. " (QS. Ath Thalaq : 3).
Bila seseorang istri bertawakkal pada Allah, sementara dia tidak bekerja, dari mana dia dicukupkan rejekinya. Allah akan mencukupkannya dari jalan lain, tidak selamanya harus langsung diberikan pada wanita itu. 

3. Istri yang baik agamanya
Rasulullah menjelaskan kalau wanita dinikahi karena empat perkara. Karena hartanya, kecantikannya, nasabnya dan agamanya.
"Pilihlah karena agamanya, niscaya kamu beruntung" (HR. Al Bukhari dan Muslim). 
Beruntung itu beruntung didunia dan di akhirat. Beruntung didunia, salah satu aspeknya yaitu dimudahkan mendapatkan rejeki yang halal.
Coba kita perhatikan, insya Allah tidak ada satu pun keluarga yang semua anggotanya patuh pada Allah lalu mereka mati kelaparan atau nasibnya mengenaskan. 

4. Istri yang banyak beristighfar
Diantara keutamaan istighfar yaitu mendatangkan rejeki. Hal semacam itu dapat dilihat dalam Surat Nuh ayat 10 sampai 12. Kalau dengan memperbanyak istighfar, Allah akan mengirimkan hujan dan memperbanyak harta.
"Maka saya katakan pada mereka, 'Mohonlah ampun pada Tuhanmu', sesunguhnya Dia adalah Maha Pengampun, pasti Dia akan mengirimkan hujan padamu dengan lebat, memperbanyak harta dan anak-anakmu, mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (juga di dalamnya) sungai-sungai untukmu" (QS. Nuh : 10-12).

5. Istri yang gemar silaturahim
Istri yang gemar menyambung silaturahim, baik pada *orang tuanya, mertuanya, sanak familinya, serta saudari-saudari* ....pada intinya ia tengah menolong suaminya membuat lancar rejeki. Sebab keutamaan silaturahim adalah dilapangkan rejekinya dan dipanjangkan umurnya.
"Siapa yang suka dilapangkan rizkinya dan dipanjangkan umurnya hendaklah dia menyambung silaturrahmi. " (HR. Al Bukhari dan Muslim).

6. Istri yang suka bersedekah
Istri yang suka bersedekah, dia juga pada hakikatnya sedang melipatgandakan rejeki suaminya. Sebab salah satu keutamaan sedekah seperti disebutkan dalam surat Al Baqarah, akan dilipatgandakan Allah sampai 700 kali lipat. Bahkan sampai kelipatan lain sesuai kehendak Allah.
Bila istri diberi nafkah oleh suaminya, lalu sebagiannya ia gunakan untuk sedekah, mungkin tidak segera dibalas melaluinya. Tetapi bisa jadi dibalas melalui suaminya. Jadilah pekerjaan suaminya lancar, rejekinya berlimpah.
"Perumpamaan orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir ada seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) untuk siapapun yang Dia kehendaki. Dan Allah Mahaluas lagi Maha Mengetahui. " (QS. Al Baqarah : 261).

7. Istri yang bertaqwa
Orang yang bertaqwa akan mendapatkan jaminan rejeki dari Allah Subhanahu wa Ta'ala. Bahkan ia akan mendapatkan rejeki dari arah yang tidak disangka-sangka. Seperti firman Allah dalam surat Ath Talaq ayat 2 dan 3.
"Barangsiapa bertaqwa pada Allah, niscaya Dia akan mengadakan jalan keluar baginya serta memberinya rizki dari arah yg tidak disangka-sangka" (QS. At Thalaq : 2-3).

8. Istri yang selalu mendoakan suaminya
Bila seorang ingin mendapatkan suatu hal, ia perlu mengetahui siapakah yang memilikinya. Ia tidak dapat mendapatkan suatu hal itu tetapi dari pemiliknya. Begitulah rejeki. Rejeki sebenarnya adalah pemberian dari Allah Azza wa Jalla. Dialah yang Maha Pemberi rejeki. Jadi jangan hanya mengandalkan usaha manusiawi tetapi perbanyaklah berdoa memohon kepadaNya. Doakan suami supaya selalu mendapatkan limpahan rejeki dari Allah, dan yakinlah bila istri berdoa pada Allah untuk suaminya pasti Allah akan mengabulkannya.
"DanTuhanmu berfirman : Berdoalah kepadaKu niscaya Aku kabulkan" (QS. Ghafir : 60).

9. Istri yang suka shalat dhuha
Shalat dhuha adalah shalat sunnah yang luar biasa keutamaannya. Shalat dhuha dua raka'at setara dengan 360 sedekah untuk menggantikan hutang sedekah setiap persendian. Shalat dhuha empat rakaat, Allah akan menjamin rejekinya sepanjang hari.
"Di dalam tubuh manusia ada 360 sendi, yang semuanya harus di keluarkan sedekahnya. " Mereka (para sahabat) bertanya, "Siapakah yang dapat melakukan itu wahai Nabiyullah? " Beliau menjawab, "Engkau membersihkan dahak yang ada didalam masjid adalah sedekah, engkau menyingkirkan suatu hal yang mengganggu dari jalan adalah Jadi bila engkau tidak menemukannya (sedekah sebanyak itu), jadi dua raka'at Dhuha telah mencukupimu. " (HR. Abu Dawud)
Allah 'Azza wa Jalla berfirman, "Wahai anak Adam, janganlah engkau luput dari empat rakaat di awal harimu, niscaya Saya cukupkan untukmu di sepanjang hari itu. " (HR. Ahmad).

10. Istri yang taat dan melayani suaminya
Salah satu kewajiban istri pada suami adalah mentaatinya. Selama perintah suami tidak dalam rangka mendurhakai Allah dan RasulNya, istri wajib mentaatinya.
Apa hubungannya dengan rezeki? Ketika seorang istri taat pada suaminya, jadi hati suaminya juga tenang dan damai. Saat hatinya damai, ia dapat berpikir lebih jernih dan kreatifitasnya muncul. Semangat kerjanya juga menggebu. Ibadah juga lebih tenang, rizki mengalir lancar.

SEMOGA BERMANFAAT
dan Allah SWT senantiasa memudahkan Rizki kita.
Aamiin ya Rabbal 'aalamiin. 💐

Doa terbangun tengah malam

Salah satu waktu yang insya Allah akan dikabulkan doanya ialah ketika bangun tidur di malam hari dan berdoa dengan doa yang ma'tsur.

Dari Ubadah bin Shamit, dari Nabi ﷺ, beliau bersabda, "Barangsiapa yang bangun di malam hari, lalu mengucapkan, 
'Laa ilaaha illallah wahdahu laa syariikalahu lahul mulku walahul hamdu wahuwa 'ala kulli syai'in qadir, alhamdulillah subhanallah wa laa ilaaha illallah wallahu akbar wa laa haula wa laa quwwata illa billah'

(Tidak ada illah yang berhak diibadahi dengan benar selain Allah. Milik-Nya kerajaan dan milik-Nya pujian, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. Segala puji bagi Allah, Mahasuci Allah, tidak ada illah yang berhak diibadahi dengan benar selain Allah. Allah Mahabesar dan tidak ada daya dan upaya melainkan dengan pertolongan Allah).

Kemudian ia berucap, 'Ya Allah, ampunilah aku.' Atau ia berdoa, maka akan dikabulkan (doanya). Dan jika ia berwudhu lalu shalat, maka akan diterima shalatnya," (HR. Al-Bukhari dengan Syarh Al-Fath [3/39] no 1154 dan Tirmidzi [5/480]). []

Jumat, 02 Maret 2018

Dzikir perlindungan

Saudaraku yang dirahmati Alloh Ta'alaa…

Pernahkah Anda terpikir punya bodyguard? Jika tidak, apa yang menyebabkan Anda tidak pernah terbesit memiliki bodyguard? Karena mahal kah? Atau karena diri kita bukan orang terkenal yang memerlukan bodyguard?
Taukah Anda wahai Saudaraku, betapa luasnya rahmat Alloh Ta'alaa sehingga kita semua berkesempatan untuk memiliki bodyguard yang tak kasat mata, namun mampu membuat gentar musuh abadi kita, yaitu syaitan.


Mari kita perhatikan hadits berikut,

حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ الْحَسَنِ الْخَثْعَمِيُّ، حَدَّثَنَا حَجَّاجُ بْنُ مُحَمَّدٍ، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ، عَنْ إِسْحَاقَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي طَلْحَةَ، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ: " إِذَا خَرَجَ الرَّجُلُ مِنْ بَيْتِهِ فَقَالَ بِسْمِ اللَّهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ، لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ، قَالَ: يُقَالُ حِينَئِذٍ: هُدِيتَ، وَكُفِيتَ، وَوُقِيتَ، فَتَتَنَحَّى لَهُ الشَّيَاطِينُ، فَيَقُولُ لَهُ شَيْطَانٌ آخَرُ: كَيْفَ لَكَ بِرَجُلٍ قَدْ هُدِيَ وَكُفِيَ وَوُقِيَ؟ "
رواه أبو داود (4/325) برقم (5094) ، والترمذي (5/490) برقم (3427)

Hadits dari sahabat Anas bin Malik rodhiallohu 'anhu, bahwasanya Rasulullah Shallallahu'alaihi Wasallam bersabda: "Barangsiapa yang ketika keluar rumah membaca (zikir): 

Bismillahi tawakkaltu 'alallahi, walaa haula wala quwwata illa billah

 (Dengan nama Allah, aku berserah diri kepada-Nya, dan tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan-Nya), maka malaikat akan berkata kepadanya: "(sungguh) kamu telah diberi petunjuk (oleh Allah Ta'ala), dicukupkan (dalam segala keperluanmu) dan dijaga (dari semua keburukan)", sehingga setanpun tidak bisa mendekatinya, dan setan yang lain berkata kepada temannya: Bagaimana (mungkin) kamu bisa (mencelakakan) seorang yang telah diberi petunjuk, dicukupkan dan dijaga (oleh Allah Ta'ala)?
(HR Abu Dawud 5094 dan At-Tirmidzi 3427)

Sungguh termasuk kasih sayang Alloh pada hambanya, dan juga kecintaan Nabi Muhammad Shallallahu'alaihi Wasallam kepada kita adalah fasilitas "Penjagaan" yang bisa kita peroleh dengan mudah sebagai bentuk perlindungan dari segala kesesatan dan tipu daya syaitan, yang notebene nya dia adalah musuh abadi kita.

Dan coba kita perhatikan, betapa mudahnya kita bisa mendapat penjagaan itu, tidak sampai 5 menit lisan kita mengucapkannya, namun sangat mahal gunanya.

Inilah dzikir "Bodyguard" yang bisa kita amalkan tiap harinya, semoga Alloh berikan kemudahan bagi kita untuk senantiasa melafalkannya setiap keluar dari rumah, baik ke kantor, ke masjid, ke pasar atau ke rumah family, sehingga kita memiliki bodyguard untuk menahan segala tipudaya dan makar syaitan semenjak kaki kita melangkah keluar rumah.

Telegram Channel: Telegram.me/TausiyahBimbinganIslam

Sumber: https://www.google.co.id/amp/s/risalahnet.wordpress.com/2016/10/25/dzikir-bodyguard/amp/

Doa & Usap pada bagian sakit


Repost @malang.mengaji

⏩ Ini adalah salah satu doa yang bisa diamalkan ketika anggota tubuh ada yang sakit. Ini termasuk bacaan ruqyah sederhana, bisa diamalkan oleh penderita sakit itu sendiri. Misal, sakit gigi, tangan keseleo, atau kaki yang keseleo.

⏩ Pegang bagian tubuh yang sakit lalu membaca ….

بِاسْمِ اللَّهِ (3×)

أَعُوذُ بِاللَّهِ وَقُدْرَتِهِ مِنْ شَرِّ مَا أَجِدُ وَأُحَاذِرُ (7×)

"Bismillah (3 x)

A'udzu billahi wa qudrotihi min syarri maa ajidu wa uhaadzir (7 x)"

[Dengan menyebut nama Allah, aku berlindung kepada Allah dan kuasa-Nya dari kejelekan yang aku dapatkan dan aku waspadai] (HR. Muslim no. 2202)

⏩ Cerita hadits di atas, pernah 'Utsman bin Abu Al-Asy'ash Ats-Tsaqafi mengadukan kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam ada sesuatu yang sakit di tubuhnya sejak dahulu ia masuk Islam.

⏩ Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mengajarkan doa di atas, sambil memerintah dengan meletakkan tangan di bagian yang sakit pada badannya.

⏩ Imam Nawawi rahimahullah menyatakan bahwa disunnahkan meletakkan tangan di bagian yang sakit lalu membaca doa sebagaimana yang disebutkan. (Syarh Shahih Muslim, 14: 169)

Semoga mudah mengamalkannya. Wallahu waliyyut taufiq.


Sumber : https://rumaysho.com/11615-doa-ruqyah-mengobati-anggota-tubuh-yang-sakit. freepik.com
sakit sunnah obat malangmengaji quotemalangmengaji
fiqihwanita_