Selasa, 27 Februari 2018

PENGALAMAN MENJALANI RAW FOOD, SEBUAH AWAL PENCARIAN (KISAH NYATA)

Oleh : Victoria Boutenko
(Penulis Buku Best Seller "Green Smoothies")

Kami dulu bergurau bahwa kami beruntung karena sekeluarga bisa sakit bersama-sama. tapi pada tahun 1993, masalah kesehatan kami bukanlah gurauan lagi karena saya, suami dan kedua anak saya sekarat.

Saya 38 tahun, didiagnosa penyakit yang sama dengan ayah saya ,arrythmia, yaitu detak jantung yang tidak biasa. Kaki saya terus menerus terasa sakit karena edema, berat badan saya 140 kg, dan masih terus bertambah.

Lengan kanan saya mati rasa pada malam hari, dan saya khawatir bila saya meninggal dan anak-anak saya jadi yatim piatu.

Saya terus menerus merasa capai dan depresi.

Akhirnya, dokter saya angkat tangan dan menyuruh saya untuk berdoa.

Suami saya, Igor, sakit-sakitan semenjak kecil.

Sampai usia 17tahun dia sudah menjalani operasi sebanyak sembilan kali.

Dia menderita hipertiroid progresif dan rematoid artritis kronis, pada usia 38 tahun kesehatannya sudah rusak total.

Denyut jantungnya hampir selalu 140+, matanya selalu berair pada siang hari, dan tangannya gemetar.

Seluruh badannya terasa sakit.

Dokternya berkata bahwa dia harus bersiap untuk menghabiskan sisa hidupnya diatas kursi roda.

Anak perempuan kami Valya terlahir dengan asma dan alergi.

Mukanya pucat, dan hidupnya banyak duduk karena dia akan batuk dan tersedak bila berlari atau melompat.

Tahun 1993, pada usia 8 tahun, hampir setiap malam dia bangun karena batuk yang terus menerus.

Anak lelaki kami, Sergei, didiagnosa menderita diabetes pada usia 9 tahun.

Kami menghabiskan 2 sampai 4 ribu dollars AS dalam sebulan untuk membayar pengobatan, asuransi, pertemuan-pertemuan dengan dokter dan obat-obatan.

September 1993 dokter memberitahu kami bahwa Sergei harus diberi insulin.

Igor dan saya sangat terpukul. 

Nenek saya yang menderita diabetes belum lama meninggal karena overdosis insulin.

Saya tidak dapat membayangkan bahwa Sergei harus menerima obat yang kekuatannya begitu besar.

Saya bertekad tidak akan memberikan insulin.

Saya mencari informasi tentang insulin di perpustakaan.

Semua buku yang saya baca menjelaskan bahwa suntikan insulin dapat menyebabkan melemahnya fungsi mata dan gagal ginjal.

Ketakutan saya terhadap insulin semakin menguat. 

Saya bertanya kepada semua orang, dan akhirnya bertanya hanya kepada orang yang tampak sehat mengenai alternatif pengobatan lain untuk diabetes.

Dua bulan kemudian, keajaiban terjadi!

Dalam antrian bank yang letaknya hanya dua blok dari rumah, saya melihat seorang wanita dan langsung mengerti apa yang dikatakan orang tentang 'kulit yang bersinar'

Dia, yang bernama Elisabeth, terlihat sangat sehat.

Saya (S) bertanya kepadanya : "Menurut anda, apakah diabetes bisa disembuhkan secara alami"

Elisabeth (E) :"Tentu saja!"

S :"Mengapa anda begitu yakin?"

E :"Karena saya sembuh dari kanker usus stadium 4, 20 tahun yang lalu"

S :"Tetapi itu tidak sama dengan diabetes"

E :"Semuanya sama"

S :"Bolehkah saya membelikan anda makan siang dan kita bisa mengobrol?"

E :"Terimakasih, tetapi saya tidak akan makan makanan anda. Saya dengan senang hati akan menjawab pertanyaan anda."

Saya dan Elisabeth duduk di luar bank dan dia bercerita tentang, makanan mentah.

Awalnya, saya sangat kecewa.

Saya mencari jawaban yang lebih serius.

Saya akan bekerja keras dan membayar berapapun untuk ramuan obat yang mujarab.

Makanan mentah terdengar terlalu simpel.

Saya pernah mendengar tentang makanan mentah dan saya tidak senaif itu untuk percaya.

Saya bertanya ke Elisabeth,

"Apakah anda percaya bahwa manusia bisa hidup hanya dengan buah, sayuran, kacang-kacangan dan biji-bijian, mentah?!"

Elisabeth menjawab dengan 3 hal :

Hewan tidak memasak makanan merekaSaya makan hanya makanan mentah selama 20 tahun dan sembuh dari kanker usus.Anda tidak datang ke dunia ini dengan kompor menempel diperut anda.Jawaban yang jauh dari ilmiah, tetapi saya tidak dapat membantahnya.

Selain itu, saya sangat terkesan dengan penampilan Elisabeth yang terlihat sangat muda, dan saya sangat ingin kesehatan anggota keluarga saya menjadi lebih baik.

Saya ingin mencoba makanan mentah, dan demi anak lelaki saya, saya mengajak suami saya untuk mencoba makanan mentah selama beberapa minggu.

Suami saya marah,

"Saya orang Rusia, tidak bisa hidup dengan makanan kelinci. Saya bekerja fisik. Saya menyukai borscht Rusia dengan babi. Makanan menyatukan keluarga. Kamu mau kita duduk bersama mengelilingi batang wortel?"

Coba pikir lagi.

Seseorang harus belajar selama 14 tahun untuk menjadi dokter.

Pemerintah telah mengeluarkan bilyunan dollars untuk penelitian medis.

Apakah menurutmu mereka tidak tahu apa yang mereka lakukan?

Kalau menjadi sehat segampang itu, para dokter sudah melakukannya sejak dulu.

Saya kecewa, namun saya mencoba untuk membicarakannya lagi di waktu yang lebih tepat.

Suatu hari suami saya bangun dengan rasa sakit yang paling buruk.

Dia merasakan sakit di tenggorokan, tidak dapat berbicara.

Saya membawanya ke rumah sakit.

Setelah melihat hasil tes darah, dokter menyuruhnya operasi, karena tiroidnya sudah tidak bagus lagi dan harus diambil.

Igor protes,

"Saya sudah menjalani 9 kali operasi. Tidak satupun membantu, dan saya telah memutuskan untuk tidak akan menjalani operasi lagi sepanjang hidup saya."

"Operasi ini tidak bisa dihindari", kata dokter.

"Bagaimana bila saya menolak?" tanya Igor

"Anda akan mati",jawab dokter.

Igor bertanya, "Berapa lama lagi?"

Dokter memperkirakan, "Mungkin kurang dari dua bulan"

"Saya akan menjalani pola makan makanan mentah!" kata Igor

Kami pergi dan hari itu, 21 Januari 1994 adalah titik balik dalam sejarah kesehatan keluarga kami.

Semenjak itu seluruh keluarga menjalankan pola makan makanan mentah.

Kami pulang dari rumah sakit dengan belum mengetahui takdir kami dan sepakat untuk menjalankan pola makan makanan mentah selama dua minggu dan melihat apakah ada perbaikan dalam kesehatan kami.

Beberapa jam kemudian, Igor pergi bekerja, saya ke dapur.

Saya menyadari bahwa ini bisa menjadi satu-satunya kesempatan dalam hidup untuk melakukan perubahan besar.

Saya memeriksa makanan di kulkas dan di lemari dan menemukan bahwa hampir tidak ada makanan mentah di rumah kami.

Semuanya harus menyingkir!

Saya mengambil kantong sampah besar dan membuang semua makaroni,sereal,nasi, makanan kecil, es lilin, busa krim kental, roti, saus, keju, dan tuna kaleng.

Selanjutnya menyingkirkan mesin pembuat kopi, pemanggang roti, dan mesin pembuat pasta.

Saya mematikan lampu kompor dan menutup kompor dengan sebuah talenan besar.

Yang tinggal hanyalah sebuah microwave yang besar dan mahal. Saya teringat akan roti lapis dengan keju meleleh, tarcis, dan semua "keajaiban" yang telah saya buat dengannya.

Lalu saya berpikir tentang Sergei dan diabetesnya.

Dari semua hal di dunia, saya tidak ingin dia memakai insulin. Jadi saya mengambil palu, memecahkan pintu kaca microwave itu, dan memindahkannya ke garasi.

Saya keluarkan semua panci dan wajan baru saya ke pinggir jalan, yang lenyap beberapa menit kemudian.

Lalu saya segera pergi ke supermarket.

Saat itu saya tidak pernah tahu tentang menu makanan mentah.

Saya tidak tahu apa saja yang dimakan para penganut pola makan mentah, dan tidak pernah mengenal mereka, hanya Elisabeth, yang makan dengan sederhana.

Saya belum pernah mendengar tentang kraker flaxseed yang dikeringkan, susu kacang, keju, biji-bijian, atau kue mentah.

Saya pikir makanan mentah adalah salad.

Sejauh ini, saya berasal dari Rusia, dimana buah dan sayur segar hanya ada pada musim panas.

Makanan kami adalah kentang, daging, makaroni, banyak produk susu, dan buah kadang-kadang.

Kami tidak biasa makan salad dan keluarga saya tidak suka sayuran.

Maka saya menuju ke bagian buah-buahan.

Mengacu pada dana, kami biasanya hanya beli apel washington, jeruk navel, dan pisang.

Saya penuhi keranjang dengan tiga macam buah ini.

Saat anak-anak pulang sekolah dan Igor pulang kerja, mereka bertanya,

"Apa makan malamnya?"

Saya minta mereka lihat di kulkas. Anak-anak tidak percaya apa yang mereka lihat.

"Dimana camilan untuk nonton TV? Kemana semua es krim?"

Sergei berkata,

"Lebih baik saya disuntik insulin seumur hidup daripada harus ikut pola makan gila ini"

Mereka menolak untuk makan dan pergi ke kamar.

Igor makan 2 buah pisang dan protes, katanya membuat semakin lapar.

Kami punya banyak waktu hari itu.

Saya ingat, kami berjalan dari ruang satu ke ruang lainnya sambil terus>melihat jam.

untuk memikirkan, merencana, menyiapkan makanan, makan, dan membersihkannya.

Kami merasa lapar, tidak nyaman, aneh dan tersesat.

Kami mencoba nonton tv, tapi iklan ayam panggang sangat tak tertahankan.

Sangat sulit menunggu hingga pukul sembilan.

Tidak bisa tidur karena lapar, saya mendengar langkah kaki di dapur dan suara laci dibuka dan ditutup.

Esoknya, tidak seperti biasanya, kami bangun awal dan berkumpul di dapur.

Saya melihat banyak kulit pisang dan kulit jeruk di pojok.

Valya bercerita bahwa dia tidak batuk malam itu.

Saya ingat, saya berkata kepadanya,

"Itu hanya kebetulan, pola makan ini tidak bekerja secepat itu"

Sergei memeriksa gula darahnya.

Masih tinggi, tapi lebih rendah daripada beberapa pekan terakhir. Igor dan saya merasakan penambahan energi, dan secara umum, merasa lebih ringan dan positif.

Kami juga merasa sangat lapar.

Saya tidak pernah mengatakan bahwa beralih ke pola makan mentah itu mudah.

Itu sangat berat bagi kami berempat.

Tubuh kami meminta makanan yang biasa kami makan.

Dari hari pertama, dan sampai beberapa minggu sesudahnya, menit demi menit, saya melamun membayangkan makan bagel dengan krim keju, sup panas, cokelat, dan terakhir, bermacam-macam keripik.

Malam hari, saya mencari french fries dibawah bantal saya.

Saya mengambil dua dollar dari uang belanja dan menyimpannya.

Saya berencana suatu hari, saya akan lari sendirian ke restoran dan beli sepotong pizza keju panas, memakannya cepat-cepat tanpa dilihat, lari pulang dan meneruskan pola makan mentah.

Untungnya kesempatan itu tidak pernah ada.

Sementara itu terlihat perubahan positif yang cepat.

Batuk Valya di malam hari berhenti, dan dia tidak pernah mendapat serangan asma lagi.

Gula dara Sergei mulai stabil dengan teratur.

Tenggorokan Igor berangsur normal kembali.

Denyutnya menurun, dan gejala hipertiroid nya berkurang dari hari ke hari

Baju-baju saya terasa longgar, bahkan pada saat baju-baju tersebut keluar dari pengering.

Tidak pernah terjadi sebelumnya.

Saya sangat gembira!

Setiap pagi, saya berlari ke cermin dan memeriksa wajah saya, menghitung kerutan-kerutan yang hilang.

Wajah saya jelas terlihat lebih bagus dan lebih muda dengan hari-hari makanan mentah.

Setelah sebulan dengan makanan mentah, Sergei bertanya mengapa dia harus mencek gula darahnya setiap tiga jam, karena sekarang sudah konsisten dalam skala normal. Saya berkata padanya untuk mencek sekali saja di pagi hari.

Denyut Igor turun jadi 90, yang tidak pernah dicapai bertahun-tahun.

Valya sekarang bisa berlari seperempat mil di sekolah, tanpa batuk.

Saya turun 15 pon (7-8kg)

Kami semua merasa sangat berenergi.

Saya sendiri merasa sangat berenergi sehingga saya tidak bisa berjalan lagi- saya selalu berlari!

Saya berlari dari tempat parkir ke toko dan di lorong dan naik turun tangga di rumah kami.

Kami harus melakukan olahraga untuk menyalurkan energi ekstra yang kami punyai sekarang.

Saya pernah membaca bahwa lari adalah keharusan bagi penderita diabetes.

Si pengarang buku menjelaskan bahwa saat berolahraga, otot memproduksi tambahan insulin.

Kami memutuskan untuk berlari bersama sekeluarga.

Secara berkala, gula darah Sergei menjadi stabil dengan pola makan barunya dan jogging teratur.

Sejak memulai pola makan mentah sampai sekarang, dia tidak pernah lagi merasakan gejala-gejala diabetes.

Agar anak-anak saya bersemangat jogging, saya mendaftarkan keluarga saya dalam sebuah lomba.

Karena kami tidak pernah lari sebelumnya, saya memilih jarak terpendek, yaitu "Tiny Trot, lari jarak 1 kilometer, di Denver's Washington Park.

Saat kami datang saat lomba, kami berlomba dengan anak-anak kecil, tapi Sergei dan Valya tidak memperhatikannya.

Kami semua berusaha mencapai garis finish.

Kami disemangati oleh para orang tua, dan masing-masing mendapatkan medali 'Juara Pertama Kelompok Usia Muda"-penghargaan atletik pertama dalam hidup kami.

Anak-anak saya sangat gembira. Mereka tidak mau melepas medali itu selama seminggu, bahkan membawanya tidur.

Mereka memohon untuk didaftarkan lomba lagi, dan saya lakukan itu.

Semenjak itu, kami mengikuti lomba hampir setiap akhir minggu.

Pada Memorial Day tahun itu, empat bulan sesudah kami berpola makan mentah, kami mengikuti Bolder Boulder Race, lari 10 km bersama 40.000 pelari lainnya.

Berlari diantara orang-orang yang tampak sehat, dimana banyak diantara mereka adalah pelari berpengalaman, sangat sulit bagi kami untuk membayangkan bahwa 4 bulan sebelumnya, kami semua sakit dengan tidak ada harapan.

Kami semua mencapai garis finish dengan catatan waktu yang memuaskan, dan kami tidak merasa lelah.

Setelah selesai lomba, kami mendaki gunung.

Tidak ada keraguan bahwa kesehatan kami berhubungan dengan pola makan, dan saya tahu bahwa saya tidak lagi sekarat karena bagaimana saya bisa berlari 10 km, jika saya sedang sekarat?

Kami sangat menghargai bahwa kesehatan kami membaik dengan cepat bahkan lebih sehat dari sebelumnya.

Senin, 26 Februari 2018

Wirid Hidayat Jati



WIRID HIDAYAT JATI
Di bawah ini, saya coba untuk menerjemahkan dan membahas Wirid Hidayat Jati (aslinya berbahasa Jawa) yang terkenal sebagai tulisan dari pujangga kraton Surakarta, yaitu R.Ng. Ronggowarsito, sbb :
Dalam hal ini bukan berarti saya penganut ajaran tersebut, hanya sebatas telaah ilmu saja.

Wejangan ke-1 Ananing Dat
Sajatine ora ana apa-apa awit duk maksih awang-uwung durung ana sawijiwiji, kang ana dhingin Ingsun, sajatine kang maha suci anglimputi ing sipat-
Ingsun, anartani ing asmanIngsun, amratandhani ing apngalIngsun.
Nasehat ke-1 Adanya Dzat.
(Sesungguhnya tidak ada apa pun ketika masih sunyi hampa belum ada sesuatu, yang paling awal adanya adalah AKU, sesungguhnya yang Maha Suci meliputi sifatKU, menyertai namaKU, menandakan perbuatanKU).
Nasehat di atas menunjukkan kepada kita bahwa pada mulanya alam semesta ini tidak ada, semuanya masih sunyi hampa (awang-uwung), yang paling dahulu ada adalah AKU (Allah). Jadi tidak ada sesuatu pun yang mendahului adanya AKU (Allah), dalam ajaran agama Islam biasa disebut bahwa Allah bersifat Qidam (Dahulu tidak ada yang mendahului), dan AKU (Allah) adalah sumber dari segala sesuatu.

Wejangan ke-2 Wahananing Dat
sajatine Ingsun dat kang amurba amisesa kang kawasa anitahake sawiji-wiji, dadi sanalika, sampurna saka kodrat Ingsun, ing kono wus kanyatan pratandha- ning apngalIngsun kang minangka bebukaning iradatIngsun, kang dhingin Ing-sun anitahake kayu aran sajaratulyakin tumuwuh ing sajroning
alam ngadam-makdum ajali abadi. Nuli cahya aran nur muhammad, nuli kaca aran mirhatul-kayai, nuli nyawa aran roh ilapi, nuli damar aran kandil,
nuli sesotya aran da-rah, nuli dhindhing jalal aran kijab. Iku kang minangka warananing kalarat-Ingsun.
Nasehat ke-2 Tempat Dzat.
Sesungguhnya AKU (Allah) adalah dzat yang maha kuasa yang kuasa menciptakan segala
sesuatu, jadi seketika, sempurna berasal dari kuasaKU (Allah), di situ telah nyata tanda perbuatanKU yang sebagai pembuka kehendakKU, yang pertama AKU menciptakan Kayu bernama Sajaratulyakin tumbuh di dalam alam yang sejak jaman azali (dahulu) dan kekal adanya. Kemudian Cahya bernama Nur Muhammad, berikutnya Kaca bernama Mir'atulhayai, selanjutnya Nyawa bernama Roh Idhofi, lalu Lentera (damar) bernama 'Kandil', lalu Permata (sesotya) bernama Darah, lalu dinding pembatas bernama Hijab. Itu sebagai tempat kekuasaanKU (Allah).
Nasehat di atas menunjukkan pada kita bahwa AKU (Allah) merupakan dzat yang maha kuasa yang kuasa menciptakan segala sesuatu hanya dengan satu sabda saja yaitu KUN, maka seketika jadi (FA YAKUN), semua ciptaannya sempurna sebagai pertanda perbuatan (af'al)KU (Allah).
Pertama diciptakan adalah Pohon (kayu) bernama SajaratulYakin, mungkin yang dimaksudkan adalah sajaratulkaun (pohon kejadian) yang merupakan awal dan asal mula penciptaan.
Kedua diciptakan Cahaya yang diberi nama Nur Muhammad. Menurut beberapa ahli, nur muhammad ini merupakan bibit alam semesta. Nur Muhammad dimaksudkan adalah bukan sebagai cahaya dari muhammad, nabinya orang Islam, melainkan secara bahasa berarti cahaya yang terpuji, sehingga dikatakan semua ciptaan pasti berasal dari nur muhammad ini, mengandung nur muhammad. Hal itu pula yang mengisyaratkan adanya pemahaman bahwa dalam tingkatan tertentu kebenaran hanyalah satu, adanya ajaran-2 yang berbeda setelah mencapai tahap tertentu ternyata sama belaka, karena bersumber dari dari Cahaya yang terpuji, cahaya kebenaran, yaitu Nur Muhammad.
Ketiga Allah menciptakan Kaca bernama Miratulhayai (Cermin Kehidupan atau Cermin Malu), dimana ada sebagian ahli yang mengatakan bahwa setelah diciptakannya Cermin ini, Nur Muhammad akhirnya dapat melihat wujudnya, yang mengakibatkan dirinya bergetar hebat dan berkeringat, dari tetesan keringat inilah makhluk hidup berasal.
Keempat diciptakan Nyawa yang diberi nama Roh Idhofi.
Kelima diciptakan Lentera yang diberi nama Kandil.
Keenam diciptakan Permata diberi nama Darah
Ketujuh diciptakan dinding pembatas antara kehidupan fisik dan non fisik, antara yang kasar dan halus, yang disebut hijab. Hijab ini sendiri dalam keilmuan banyak jenisnya, (insya allah suatu saat akan saya bahas juga).

Wejangan ke-3 Kahananing Dat
Sajatine manungsa iku rahsanIngsun lan Ingsun iku rahsaning manungsa, karana Ingsun anitahake adam asal saka anasir patang prakara, bumi, geni,
angin, banyu. Iku kang dadi kawujudaning sipat Ingsun, ing kono Ingsun panjingi mu-dah limang prakara, nur, rahsa, roh, napsu, budi. Iya iku minangka
warananing wajah Ingsun kang maha suci.
Nasehat ke-3 Keadaan Dzat
Sesungguhnya manusia itu rahsaKU dan AKU itu rahsanya manusia, karena AKU menciptakan Adam berasal dari empat perkara, bumi, api, angin, air. Itu sebagai perwujudan sifatKU, di sana AKU tempatkan lima perkara, nur, rahsa, roh, nafsu, budi. Itulah sebagai perwujudan wajahKU yang maha suci.
Nasehat ke-3 menerangkan bahwa manusia diciptakan sebagai 'rahsa' (bukan rasa, sebab antara rasa dan rahsa dalam keilmuan jawa berbeda) dari Allah, dan Allah itu sebagai 'rahsa' dari manusia. Yang dimaksud adalah bahwa Allah menciptakan manusia menurut gambaranNya atau menurut citraNya, seperti pernah saya kemukakan bahwa pada tubuh manusia tertulis huruf ALLAH, yaitu : (terlihat saat mengangkat kedua tangan, seperti dalam takbiratul ihram, membaca allahu akbar)
alif sebagai garis dari ujung jari tangan kanan turun hingga ke ujung jari kaki kanan,
lam pertama dari ujung jari tangan kanan turun melalui bahu kanan dan naik ke puncak kepala,
lam kedua dari puncak kepala turun melalui bahu kiri dan naik hingga ujung jari tangan kiri,
ha sebagai garis dari ujung jari tangan kiri turun hingga ujung jari kaki kiri.
Dan manusia diciptakan berasal dari empat unsur yang merupakan gambaran sifat- Nya yaitu bumi, api, angin dan air.
Bumi dalam tubuh kita terwujud pada hal-2 yang bersifat kedagingan, dan dibagi menjadi dua hal yaitu yang merupakan unsur dari bapak berupa tulang, otot, kulit dan otak, dan unsur dari ibu berupa daging, darah, sungsum dan jerohan.
Api dalam tubuh menjadikan empat nafsu yaitu aluamah, amarah, supiyah dan mutma'inah.
Aluamah berwatak suka terhadap makanan, sifatnya membangkitkan kekuatan badan
Amarah berwatak suka marah, emosi, sifatnya membangkitkan kekuatan kehendak (bhs jawa : karep)
Supiyah berwatak keinginanketerpesonaankeinginan memiliki, bersifat membangkitkan kekuatan pikir berupa akal
Mutmainah berwatak kesucian dan ketenangan, bersifat membangkitkan kekuatan untuk berpantang (bhs jawa : tarakbrata)
Angin dalam tubuh kita terwujud dalam empat hal yaitu napastannapasanapas dan nupus.
Napas merupakan ikatan badan fisik, bertempat di hati suwedhi, yaitu jembatan hati, berpintu di lisan
Tannapas merupakan ikatan hati, bertempat di pusar, berpintu di hidung
Anapas merupakan ikatan roh, berpintu di telinga
Nupus merupakan ikatan rahsa, bertempat di hati pusat yang putih yaitu jembatan
jantung, berpintu di mata.
Air dalam tubuh menjadikan empat elemen roh yaitu roh hewani, roh nabati, roh rabbani dan roh nurrani.
Roh hewani, menumbuhkan kekuatan badan
Roh nabati menumbuhkan rambut, kuku, dan menghidupkan budi
Roh rabbani menumbuhkan rahsa (dzat hamba)
Roh nurrani menumbuhkan cahaya.
Setelah empat unsur alam terbentuk dalam tubuh manusia, kemudian Allah menempatkan pula lima hal yaitu dzat hamba (jawa : mudah) sebagai gambaran wajah- Nya yaitu nur, rahsa, roh, nafsu dan budi.
Nur, merupakan terangnya cahya, jika mewakili Dzat Yang Maha Suci dapat menerangi lahir batin
Rahsa, rasa jika mewakili Dzat Yang Maha Suci dapat menumbuhkan daya ketenteraman di lahir batin 
Roh, penglihatan roh jika mewakili Dzat Yang Maha Suci menjadikan penguasaan sempurna
Nafsu, kekuatan nafsu jika mewakili Dzat Yang Maha Suci menumbuhkan kekuatan kehendak yang sentosa
Budi, penciptaan budi jika mewakili Dzat Yang Maha Suci menumbuhkan daya cipta yang sentosa.
Oleh karena itulah beberapa orang mengatakan bahwa manusia mempunyai sifat-2 Tuhan dan juga mempunyai kesucian wajah Tuhan.

Wejangan ke-4 Pambukaning tata malige ing dalem betalmakmur
sajatine Ingsun anata malige ana sajroning betalmakmur, iku omah enggoning parameyanIngsun, jumeneng ana sirahing Adam. Kang ana sajroning sirah iku dimak, yaiku utek, kang ana antaraning utek iku manik, sajroning manik iku bu-di, sajroning budi iku napsu, sajroning napsu iku suksma, sajroning
suksma iku rahsa, sajroning rahsa iku Ingsun, ora ana Pangeran anging Ingsn, dat kang nglimputi ing kaanan jati.
Nasehat ke-4 Pembukaan tahta dalam baitulmakmur
Sesungguhnya AKU bertahta dalam baitulmakmur, itu rumah tempat pestaKU, berdiri di dalam kepala Adam. Yang pertama dalam kepala itu 'dimak' yaitu otak, yang ada di antara otak itu 'manik' di dalam 'manik' itu budi, di dalam budi itu nafsu, di dalam nafsu itu suksma, di dalam suksma itu rahsa, di dalam rahsa itu AKU, tidak ada Tuhan selain hanya AKU, dzat yang meliputi keberadaan yang sesungguhnya.
Nasehat ini menyatakan bahwa Allah bertahta atau bersinggasana di dalam baitul makmur, yang berada di dalam kepala manusia. Barangkali kalau memakai bahasa orang-2 reiki yang dimaksud dengan baitul makmur adalah cakra mahkota yang ada di puncak kepala. Di dalam kepala manusia terdapat otak. Di antara otak itu sendiri terdapat lapisan-2 sebagai berikut :
Yang pertama 'manik'
Di dalam manik terdapat budi
Dalam budi terdapat nafsu
Dalam nafsu terdapat suksma
Dalam suksma terdapat rahsa
Dalam rahsa terdapat AKU (Allah)
Dan sesungguhnya tidak ada Tuhan selain hanya AKU (Allah), dzat yang meliputi segalanya.

Wejangan ke-5 Pambuka tata malige ing dalem betalmukarram
sajatine Ingsun anata malige sajroning betalmukarram, iku omah enggoning lala-ranganIngsun, jumeneng ana ing dhadhaningg adam. Kang ana sajroning
dha-dha iku ati, kang ana antaraning ati iku jantung, sajroning jantung iku budi, sa-jroning budi iku jinem , yaiku angen-angen, sajroning angen-
angen iku suksma, sajroning suksma iku rahsa, sajroning rahsa iku Ingsun. Ora ana pangeran anging Ingsun dat kang anglimputi ing kaanan jati
Nasehat ke-5 Pembuka tahta dalam baitul mukarram
Sesungguhnya AKU bertahta dalam baitulmukarram, itu rumah tempat laranganKU, berdiri di dalam dada Adam. Yang ada di dalam dada itu hati, yang ada di antara hati itu jantung, dalam jantung itu budi, dalam budi itu jinem, yaitu angan-2, dalam angan- 2 itu suksma, dalam suksma itu rahsa, dalam rahsa itu AKU. Tidak ada Tuhan kecuali hanya AKU dzat yang meliputi keberadaan yang sesungguhnya.
Dalam nasehat ini Allah menyatakan bahwa diriNya bertahta di baitul muharram yang menjadi tempat larangan, berada di dalam dada manusia. Mungkin yang dimaksud adalah cakra jantung. Disebutkan bahwa di dalam dada manusia itu terdapat susunan sebagai berikut :
Pertama hati (kalbu)
Di antara hati terdapat jantung,
Di dalam jantung ada budi
Di dalam budi ada angan-2
Di dalam angan-2 ada suksma
Di dalam suksma ada rahsa
Di dalam rahsa ada AKU
Di atas dikatakan bahwa jantung terdapat di antara hati. Yang dimaksud dengan hati ini bukanlah lever atau hati secara fisik, melainkan hati secara maknawi, karena pa-da diri manusia ada terdapat lebih dari satu hati, yang menurut keilmuan ada yang namanya hati puat, hati suwedhi, dll.
Kembali di wejangan ke-5 ini ditegaskan bahwa tidak ada Tuhan selain AKU (Allah), dzat yang meliputi keberadaan sesungguhnya (kahanan jati). Mengapa itu perlu ditegaskan, karena untuk menghindari salah
pengertian bagi mereka yang telah mendapatkan wejangan ini, jangan sampai karena merasa bahwa AKU (Allah) bertahta di kepala dan di dala manusia, lalu manusia tersebut mengaku dirinya sebagai Tuhan, atau menjadi bagian dari Tuhan. Jika itu yang terjadi, maka manusia tsb telah jauh tersesat.

Wejangan ke-6 Pambuka tata malige ing dalem betalmukadas
sajatine Ingsun anata malige ana sajroning betalmukadas, iku omah enggoning pasucenIngsun, jumeneng ana ing kontholing adam. Kang ana sajroning
konthol iku prinsilan, kang ana ing antaraning pringsilan ikku nutpah, yaiku mani, sa-jroning mani iku madi, sajroning madi iku wadi, sajroning wadi
iku manikem, sa-jroning manikem iku rahsa, sajroning rahsa iku Ingsun. Ora ana pangeran anging Ingsun dat kang anglimputi ing kaanan jati, jumeneng
sajroning nukat gaib, tu-murun dadi johar awal, ing kono wahananing alam akadiyat, wahdat, wakidiyat, alam arwah, alam misal, alam ajsam, alam insan
kamil, dadining manungsa sam-purna yaiku sajatining sipatIngsun.
Nasehat ke-6 Pembuka tahta dalam baitulmuqaddas
Sesungguhnya AKU bertahta di dalam baitul muqaddas, itu rumah tempat kesucian- KU, berdiri di penis/alatkelamin (konthol) Adam. Yang ada di dalam penis itu buah pelir (pringsilan), di antara pelir itu nutfah yaitu mani, di dalam mani itu madi, di dalam madi itu wadi, di dalam wadi itu manikem, di dalam manikem itu rahsa, di dalam rahsa itu AKU. Tidak ada Tuhan kecuali AKU dzat yang meliputi keberadaan sesungguhnya, berdiri di dalam nukat gaib, turun menjadi johar awal, di situ keberadaan alam ahadiyat, wahdat, wahidiyat, alam arwah, alam misal, alam ajsam, alam insane kamil, jadinya manusia sempurna yaitu sejatinya sifatKU.
Nasehat ini menyatakan bahwa ALLAH bertahta di baitul muqaddas atau baitul maqdisyang merupakan tempat suciNYA yang berada di alat kelamin manusia yang tersusun atas hal-2 sebagai berikut :
Pertama pelir, yang berisi nutfah atau mani
Madi yang merupakan sari dari mani
Wadi sebagai sari dari madi
Manikem sebagai sari dari wadi
Di dalam manikem ada rahsa
Di dalam rahsa ada AKU.
Di sini disebutkan pula bahwa manusia sempurna adalah sebagai perwujudan sifatNYA dan terbentuk melalui tujuh tahapan alam yang dilaluinya, biasa dikenal dengan istilah martabat pitu atau martabat tujuh yaitu
Pertama alam ahadiyah
Kedua wahdat
Ketiga wahidiyah
Keempat arwah
Kelima misal
Keenam ajsam
Ketujuh insan kamil (manusia sempurna).

Wejangan ke-7 Panetep santosaning iman
Ingsun anekseni satuhune ora ana Pangeran anging Ingsun lan anekseni Ingsun satuhune muhammad iku utusan Ingsun
Nasehat ke-7 Penetapan iman sentosa
AKU menyaksikan bahwa sesungguhnya tidak ada Tuhan kecuali hanya AKU dan AKU menyaksikan sesungguhnya muhammad itu adalah utusanKU.
Dalam nasehat ini Allah menyatakan kesaksianNya yang ditujukan kepada makhluk ciptaanNya, bahwa tidak ada tuhan lain kecuali hanya Dia semata, dan muhammad adalah benar-benar rasul atau utusanNya.

Wejangan ke-8 Sasahidan
Ingsun anekseni ing DatIngsun dhewe, satuhune ora ana Pangeran anging Ing-sun, lan anekseni Ingsun satuhune muhammad iku utusanIngsun. Iya
sejatine kan aran Allah iku badanIngsun, rasul iku rahsaNingsun, muhammad iku cahaya-Ningsun. Iya Ingsun kang urip tan kena ing pati, iya Ingsun
kang eling tan kena ing lali, iya Ingsun kang langgeng ora kena owah gingsir ing kaanan jati, iya Ing-sun kang waskitha, ora kasamaran ing sawiji-
wiji. Iya Ingsun kang amurba ami-sesa, kang kawasa wicaksana ora kekurangan ing pakerthi, byar sampurna pa-dhang terawangan, ora karasa
apa-apa, ora ana katon apa-apa, amung Ingsun kang anglimputi ing alam kabeh kalawan kodratIngsun
Nasehat ke-8 Sahadat / kesaksian
AKU menyaksikan pada DzatKU sendiri, sesungguhnya tidak ada Tuhan kecuali AKU, dan menyaksikan AKU sesungguhnya muhammad itu utusanKU. Sesungguhnya yang bernama Allah itu badanKU, rasul itu rahsaKU, muhammad itu cahayaKU. AKUlah yang hidup tidak bisa mati, AKUlah yang ingat tidak bisa lupa, AKUlah yang kekal tidak bisa berubah dalam keberadaan yang sesungguhnya, AKUlah waskita, tidak ada tersamar pada sesuatu pun. AKUlah yang berkuasa berkehendak, yang kuasa bijaksana tidak kurang dalam tindakan, terang sempurna jelas terlihat, tidak terasa apa pun, tidak kelihatan apa pun, kecuali hanya AKU yang meliputi alam semua dengan kuasa (kodrat) KU.
Nasehat ini merupakan penutup yang berupa sahadat atau penyaksian. Nasehat pertama sampai dengan kedelapan merupakan satu rangkaian yang tidak boleh diputus, sebab jika terputus maka pemahamannya akan berkurang.

Senin, 19 Februari 2018

SHOLAT YOGA KUNDALINI DALAM ISLAM

 

عَنْ اَبيْ هُرَيْرَة قَالَرَسُولُ اللٌّهِ  :صَلاَةُ الرَّجُلِ نُورٌ فِي قَلْبِهِ فَمَنْشَاءَ مِنْكُمْ فَلْـيُنَوِّرْ قَلْـبَهُ

Dari AbuHurairoh Rasulullah Saw. bersabda: "Shalatseseorang adalah cahaya di hatinya dan barangsiapa  di antara kalian yang berkeinginan makahendaknya  ia menyinari hatinya dengan cahaya." [Hr.Ad-Dailami)

Suatu ketika saya kedatangan tamu, orang- nya sangat gemar sekali dengan spritual (lelaku), akan tetapi dia meninggalkan shalat dengan alasan derajatnya sudah hakekat, sehingga syariat tidak diperlukan lagi. Setelah saya persilahkan masuk,  dan mengobrol basa-basi, maka saya pamit sebentar untuk membuatkan kopi. 
Lalu ketika kopi itu disuguhkan, saya berkta, "silahkan diminum kopinya, tapi ada syaratnya". Tamu tersebut menjawab "syaratnya apa?" jawab saya, "silahkan diminum kopinya tersebut tapi jangan memakai tangan dan mulut." Tamu tersebut menimpali, "mana mungkin bisa orang suruh minum, tapi tangan dan mulut tidak boleh menyentuhnya. Pasti harus dengan tangan lalu diminum lewat mulut, yang bisa hanya hewan."

"Betul jawabanmu itu temanku, begitu juga  bagaimana mungkin seseorang mencapai derajat hakekat, jika meninggalkan syari'at, sedangkan kamu mengaku beragama Islam dan masih mempunyai jasad (masih hidup). Shalat merupakan bagian dari syari'at Islam. Mustahil seorang muslim mencapai hakekat dengan cara meninggalkan syariat. Begitu juga orang yang sengaja meninggalkan shalat (syari'at) maka kedudukannya sama dengan hewan."

Ketika tamu tersebut masih terdiam karena bengong, saya pun melanjutkan nasehatnya, "Siapakah nabimu? Tamu menjawab," Nabi Muhammad". "Apakah  Nabi Muhammad meningglkan Shalat?" tanya penulis, tamu menjawab, "tidak". Penulis menimpali, "Nabi Muhammad saw. yang bergelar Nabi, manusia termulya di alam raya, ahli hakekat dan makrifat saja masih menjalankan shalat. Lalu mengapa anda tidak mengikuti suri tauladan beliau?". Akhirnya tamu tersebut malu dan terunduk.

Banyak fenomena di masyarakat khususnya dalam Islam, mereka rajin berdizkir tetapi tidak menjalankan shalat, ada juga yang suka lelaku (olah spiritual) tetapi tidak mengerjakan shalat, ada juga orang Islam suka meditasi dan bertapa, tetapi terang-terangan meremehkan shalat dan menganggap tidak penting.

Shalat adalah sarana untuk menyembah kepada Allah, banyak mengandung hikmah dan manfaatnya. Hanya saja kaum muslimin selama ini tidak mau mengkaji dan menelitinya lebih dalam. Salah satu hikmahnya di dalam Shalat mengandung meditasi gerak, yaitu  gerakan dan bacaan harus khusyu'.

Shalat juga dapat mengaktifkan Kundalini, enerji ilahi yang tersimpan  di tulang ekor, manfaat kundalini adalah dapat membantu untuk mencapai spiritual, di samping itu gerakan shalat ternyata tidak kalah dengan yoga bahkan lebih praktis dan mudah untuk dikerjakan.

Bacaan Shalat juga mengandung enerji yang sangat dahsyat, jika dibaca dengan benar maka manfaatnya  sebagai "mantra" untuk mensugesti diri sendiri, sehingga nilai-nilai shalat dapat diaplikasikan dalam sehari-hari sebagai sarana mencegah perbuatan keji dan mungkar dan sebagai  Mi'roj Ruhani.

Kalau zaman sekarang ini lagi ngetrend-ngetrend-nya meditasi dan yoga maka sebagai ummat Islam kita harus bangga karena di dalam Shalat  semuanya sudah lengkap .

Antara syari'at dan hakekat tidak bisa dipisahkan, keduanya adalah ibarat tubuh dan ruh. Tubuh tanpa ruh adalah mayat. Setiap ajaran syari'at pasti mengandung dimensi toriqot, hakekat dan makrifat semua sistem tersebut saling berkaitan dan tidak dipisahkan.

Imam Malik   berkata: "Barangsiapa berfiqih (syariat) dan tidak bertasawuf maka ia jadi fasik. Barangsiapa yang bertasawuf  tanpa fiqih (syariat) maka ia adalah kafir zindik."

Imam Syafi'I berkata: "Berusahalah engkau menjadi seorang yang mempelajari ilmu fiqih (menjalanan syariat) dan juga menjalani tasawuf, dan janganlah kau hanya mengambil salah satunya. Sesungguhnya demi Allah saya benar-benar ingin memberikan nasehat padamu. Orang yang hanya mempelajari ilmu fiqih (menjalankan syariat) tapi tidak mau menjalani tasawuf, maka hatinya tidak dapat merasakan kenikmatan takwa. Sedangkan orang yang hanya menjalani tasawuf tapi tidak mau mempelajari ilmu fiqih (menjalankan syariat), maka bagaimana bisa dia menjadi baik (ihsan)". [Diwan Al-Imam Asy-Syafi'i,]

Imam Abu Yazid al Busthami berkata, "Kalau kamu melihat seseorang yang diberi keramat sampai ia terbang di udara, jangan kamu tertarik kepadanya, kecuali kalau ia melaksanakan suruhan agama dan menghentikan larangan agama dan membayarkan sekalian kewajiban syari'at (menjalankan syariat)"

Jadi setiap muslim harus mengamalkan keduanya sekaligus, yaitu syariat dan tasawuf (hakekat). Kalau kita pilih salah satu, kita tidak akan selamat. Kalau kita bersyariat saja tanpa dilindungi oleh tasawuf, kita akan menjadi fasik. Dan kalau kita bertasawuf saja tanpa dikawal oleh syariat, maka amalan batin (amalan tasawuf) akan mudah rusak sehingga kita jatuh kafir zindik (kafir tanpa sadar).

Mari kita sedikit bahas tentang keajaiban gerakan sholat

1. Pose Berdiri

Tadasana (pose gunung) dalam yoga adalah dasar bagi semua pose âsana berdiri karena seorang yogi (pelaku yoga) selalu mulai dengan pose berdiri ini dan akan kembali pada pose ini sewaktu menyelesaikan seluruh rangkaian pose berdiri. Ini mirip sekali dengan pose berdiri dalam shalat.

Takbiratul Ihram, yakni berdiri tegak, lalu mengangkat kedua tangan sejajar telinga atau bahu, dan melipatnya di depan dada bagian bawah. Gerakan seperti ini melancarkan aliran darah, getah bening (limfe), dan kekuatan otot lengan. 

Posisi jantung dibawah otak memungkinkan darah mengalir lancar ke seluruh tubuh. Saat mengangkat kedua tangan, otot bahu meregang sehingga aliran darah kaya oksigen menjadi lancar. Kemudian kedua tangan didekap kan didepan dada bagian bawah. Sikap ini menghindarkan dari berbagai gangguan persendian, khususnya pada tubuh bagian atas.

Pose berdiri (qiyam) dalam shalat adalah latihan yang tenang untuk menegapkan seluruh tubuh seperti kaki, paha, dan tulang belakang secara serempak. Dalam posisi ini, pelaku shalat mengokohkan kakinya ke bumi sementara kepalanya tegak lurus ke arah langit. Pose ini memiliki arti penting metafisik yang luar biasa, untuk meluruskan kemunafikan pikiran manusia, karena berpikiran lurus/tulus merupakan prasyarat mendasar dalam Islam.

2. Rukuk

Dalam menjelaskan arti penting tulang belakang, para yogi (pelaku yoga) mengatakan bahwa kekuatan manusia tergantung pada kekuatan tulang belakangnya; kekuatan ini antara lain dapat dilatih dengan membungkukkan tubuh ke depan sehingga kepala sejajar dengan lutut (tangan bertumpu pada lutut). Karena seluruh saraf tubuh berpusat pada saraf tulang belakang yang berada di antara tulang punggung, maka tulang punggung yang sehat amat penting sekali buat kesehatan seluruh tubuh dan pikiran.

Dalam yoga gerakan ruku' disebut dengan Pada Hastasana yang berfungsi untuk meningkatkan fleksibilitas tulang belakang, menguatkan kaki, meningkatkan pencernaan, dan membantu sirkulasi darah di kepala Anda. 

Perlu banyak latihan yang sabar dan tekun untuk menjaga tulang belakang tetap lentur, dan hanya para pelaku yoga yang tekun saja yang berhasil melakukan latihan ini. Karena Islam merupakan seruan untuk semua orang, maka cara Islam dalam melenturkan tulang belakang ini adalah dengan cara yang mudah dan dapat dilakukan setiap orang. 

Posisi rukuk dalam shalat hanya menuntut seseorang membungkuk sehingga kedua tangannya bertelekan di lututnya. Namun, pelenturan yang minimal ini sangat berguna untuk menjaga kesehatan tulang belakang. Melaku kan rukuk secara berulang-ulang akan mempersiap kan tulang belakang untuk melentur ke depan secara pas/tepat, yang menghasilkan kekuatan memadai.

3. Gerakan Sujud

Dengan beredarnya darah melewati seluruh pembuluh darah dan urat nadi, jantung akan berfungsi dengan baik dan memadai. Tapi syaratnya, perlu latihan yang pas untuk sirkulasi darah yang cukup ke seluruh tubuh. Terlebih lagi untuk memompa darah segar ke otak melalui pembuluh darah leher dan menarik kembali darah dari kaki ke jantung secara terus-menerus dan berlawanan dengan tarikan gravitasi bumi.

Dalam gerakan yoga posisi sujud disebut dengan Balasana, merupakan gerakan yang memberikan efek nyaman dan menyenangkan saat beryoga. Namun, oleh karena itu, banyak dari kita yang memandang pose ini tak terlalu penting. Padahal pose yang dilakukan untuk memberikan tubuh istirahat saat beryoga ini bisa memberikan keuntungan dan mempunyai manfaat :

1. Kesempatan untuk bernapas lebih panjang.

Tersengal-sengal membuat kita tak bisa beryoga dengan maksimal. Jika hal ini terjadi, Child's Pose bisa mengembalikan kestabilan napas. Dan rasakanlah, beberapa saat setelah kita menerapkannya, kita pun bisa kembali berlatih, bahkan dengan kondisi yang lebih baik.

2. Istirahat merupakan bagian yang tak terpisahkan

Posisi Balasana sangat banyak memberikan kebaikan tersendiri dalam sebuah rangkaian latihan. Tubuh membutuhkan stabilisasi kembali setelah melakukan beragam pose lain, misalnya mengharuskan kita melakukan headstand. Setiap yogini membuktikan bahwa dalam latihan yoga, kita pun butuh saat-saat istirahat. Kapan dan panjang waktu istirahat itulah yang berbeda-beda, tergantung kebutuhan tubuh kita.

3. Pose yang menakjubkan

Possisi ini ada untuk meremajakan dan mengembalikan energi yang sudah terkuras sebelumnya. Saat meregangkan tangan, berlutut dengan posisi tubuh menghadap ke bawah seakan-akan memberikan tubuh pelukan. Hal ini memberikan sensasi menyenangkan bagi tubuh.

Shalat mengambil aspek paling pokok dari pose yang dimaksud, yakni dengan menundukkan kepala di bawah jantung ketika sujud, ketika pelaku shalat bersimpuh menjatuhkan keningnya ke atas tanah untuk bersujud kepada Allah Swt .

Ketika kepala diletakkan di lantai, ia berada lebih rendah daripada bagian-bagian tubuh lainnya dan ini sangat membantu mengalirkan darah segar (beroksigen) ke otak untuk menjaganya tetap sehat dan sadar. Ini persis seperti setengah dari sirsâsana, yang membantu menarik darah ke otak dan setengah tubuh bagian atas termasuk mata, telinga, hidung dan paru. 

Dengan fungsi ini, sujud sangat membantu mengusir kelelahan seseorang sekaligus menyegarkan pikiran.Ditambah lagi, selama bersujud, kedua tangan pelaku shalat tetap diletakkan di atas lantai dekat kedua sisi kepala atau telinganya. Ketika ia bangkit berdiri dari sujud, ia menekan kedua tangan ini secara serempak ke tanah (sesuai dengan hukum Newton III) dan mengangkat kepala dan berdiri. 

Tekanan tegak lurus kedua tangannya ke arah lantai membantu membentuk otok tangan dan dada; dan menghasilkan kekuatan pada kedua lengan, siku, dada dan pergelangan tangan. Ini sangat mirip sekali dengan latihan fisik yang mengambil dasar gerakan membungkuk dan meregangkan otot.

Fungsi serupa berguna buat kaki, ketika pelaku shalat bangkit berdiri dari sujud, ia menekankan jari kakinya pada lantai, yang membantu membentuk otot-otot kaki dan bagian-bagian kaki lainnya.

4. Gerakan Duduk

Kata asana dalam bahasa sansekerta berarti "duduk", sebagaimana pose duduk dalam ragam latihan yoga. Ragam pose duduk ini memiliki berbagai nama âsana yang berbeda-beda. Pose-pose paling dasar untuk bermeditasi adalah pose-pose duduk, terutama pose Teratai. 

Pose duduk dalam shalat hampir-hampir dapat disamakan dengan pose Intan (vajrâsana), yang sungguh mudah dipraktekkan para yogi maupun pelaku shalat. Membandingkan dengan shalat, Swami Shivanand dalam bukunya, Yoga Asanas, mengatakan:

"Asana ini (pose duduk) kurang lebih mirip dengan pose shalat, yakni pose ketika seorang muslim duduk dalam shalat."

Terlebih lagi, baik vajrâsana maupun jalsah tampak sama dengan pose zazen dari Jepang. Itu sebabnya seorang pelaku shalat dapat dengan mudah duduk lama dalam pose vajrâsana yoga. Seorang muslim yang taat menunaikan shalat dengan tepat waktu dapat dengan mudah duduk dalam berbagai pose yoga seperti Teratai, karena kaki dan sendi-sendinya sudah terbiasa melakukan latihan seperti ini.

Selama duduk dalam shalat, seorang pelaku shalat membaca attahiyyaat…, lalu mengangkat telunjuk tangan kanannya ke depan sambil membaca syahadat, "asyahadu allaa ilaaha illallah, wa asyahadu anna muhammadarrasulullah, untuk bersaksi akan keesaan Allah; sementara ibu jari dan jari tengah tetap agak mengepal, menempel di bagian atas lutut dengan kedua ujungnya menyatu sehingga hampir-hampir membentuk sebuah lingkaran. 

Pose yang sama diambil ketika duduk dalam pose Teratai, yakni yoga mudra yang ternyata merupakan meditasi, yang dilakukan (antara lain) dengan membentuk jari telunjuk dan ibu jari menjadi sebuah lingkaran.

Posisi ini duduk di kedua tumit, tempatkan telapak tangan di atas paha, sambil meregangkan tulang belakang ke depan mempunyai fungsi mengatur ini semua energi chakra, meningkatkan fleksibilitas tulang belakang, dan meningkat kan aliran cairan tulang belakang ke otak, yang pada gilirannya meningkatkan kewaspadaan mental.

5. Gerakan Salam

Sesuai dengan caranya, tahapan praktek yoga biasanya berakhir sebelum relaksasi paling akhir, dengan sebuah gerakan memutar seluruh tulang belakang (ardha matsyendrâsana) ke sebelah kanan dan kiri. Latihan ini membantu melepaskan tulang belakang dari (pengaruh) pose-pose lainnya, yang menjaga semuanya (semua bagian tubuh) jadi tetap seimbang.

Dengan cara yang hampir sama, shalat diakhiri dengan mengucapkan salam dengan memutar kepala ke arah pundak kanan dan pundak kiri. Gerakan salam ini melatih tulang tengkuk dan barangkali beberapa tulang dada. Juga berguna untuk menjaga leher tetap lentur, dan memang sejalan dengan pola shalat yang membawakan versi ringan âsana yoga. Mengulang-ulang gerakan ini membantu menghilangkan penyebab rasa sakit di area pundak dan bagian atas punggung, di samping memberikan kekuatan tambahan.

Sebetulnya gerakan yoga yang beraneka macam tersebut dilakukan agar seluruh tubuh menjadi sehat dan siap ketika Kundali diaktifkan dari tulang ekor. Karena jika tubuh tidak siap, maka akan berdampak sering sakitnya anggota tubuh .

Ummat Islam dengan melaksanakan sholat lima waktu dan shalat sunah hal itu merupakan yoga yang sangat ampuh, sehingga dapat menyehatkan tubuh dan siap untuk melangkah selanjutya yaitu pencerahan menuju Allah Swt.

Inilah salah satu sebab mengapa Rosulullah lebh suka memperpanjang sholatnya, bahkan dalam satu riwayat sampai bengkak kakinya, krna dari sholat inilah kita akan dapatkan keseimbangan jiwa dan raga meuju derajat insan kamil, setelah tahu hal ini masihkah anda akan bermain" dalam sholat ?

Kajian ini adalah dari salah satu guru spitual saya , kelak Saudara semua akan saya perkenalkan kepada beliau jika sudah sampai masanya dan beliau telah mengijinkannya. semoga bermanfaat salam...

Jumat, 16 Februari 2018

Sepuluh Nasihat Calon Bidadari Surga

Berikut sepuluh nasihat yang layaknya didengar dan dijadikan pedoman untuk para muslimah calon bidadari surga. Pertama. Wanita muslimah meyakini bahwa Allah adalah Tuhannya, Muhammad adalah nabinya dan Islam adalah agamanya, dan menampakkan jejak keimanan dalam perkataan, amalan dan keyakinan. Maka ia selalu menjauhi murka Allah, takut akan pedihnya azab Allah dan balasan akibat menyelisihi perintah-Nya. Kedua. Wanita muslimah selalu menjaga sholat-sholat wajibnya, berwudlu, menjaga kekhusyukan dan ketepatan waktu melaksanakan sholat. Janganlah menyibukkan diri dengan aktivitas yang lain ketika datang waktu sholat. Meninggalkan hal-hal yang tidak bermanfaat yang memalingkan dari ibadah kepada Allah. Ia pun menampakkan atsar (bekas) sholatnya dalam peri kehidupan, karena sesungguhnya sholat itu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar, sholat adalah penjaga terbesar dari kemaksiatan. Ketiga. Wanita muslimah selalu menjaga hijabnya (mengenakan jilbab) merasa mulia dengan hal tersebut dan dia tidak keluar dari rumah kecuali dalam kondisi berjilbab, dengan jilbab tersebut bertujuan agar Allah menjaganya. Ia pun bersyukur kepada Allah yang telah memuliakan, menjaga dan mengehendaki terjaganya kesuciannya dengan jilbab. "Wahai Nabi katakanlah kepada isteri-isterimu anak-anakmu dan wanita beriman agar mereka mengenakan jilbab-jilbab mereka." (QS. Al-Ahzaab : 59). Keempat. Wanita muslimah selalu mentaati suaminya, bersikap lembut, cinta, mengajaknya kepada kebaikan, menasehati dan menghibur suaminya. Ia tidak mengeraskan suara dan kasar dalam berbicara kepada suaminya. Rasulullah bersabda, "Apabila seorang wanita menjaga shalat lima waktunya, berpuasa di bulan ramadhan, menjaga kehormatannya, dan mentaati suaminya niscaya ia akan masuk surga." (Hadits Shahih jami'). Kelima. Wanita muslimah senantiasa mendidik putranya untuk taat kepada Allah. Mengajarinya dengan aqidah yang benar, menanamkan kecintaan kepada Allah dan Rasul-Nya serta menjauhi maksiat dan akhlaq yang buruk. Firman Allah, "Wahai orang-orang yang beriman, jagalah diri kalian dan keluarga kalian dari api neraka." (QS. At-Tahrim : 6). Keenam. Wanita muslimah tidak berdua-duaan dengan laki-laki yang bukan mahramnya. Sabda Rasulullah, "Barangsiapa wanita yang berdua-duaan dengan laki-laki, maka syetan yang ketiganya." (Hadits). Dan wanita muslimah tidak bepergian jauh kecuali untuk keperluan yang tidak bisa ditinggalkan dan disertai mahram dengan berjilbab. Ketujuh. Wanita muslimah tidak berpenampilan atau berdandan seperti kaum laki-laki. Sabda Rasulullah, "Allah melaknat laki-laki yang menyerupai wanita dan wanita yang menyerupai laki-laki." (Hadits Shahih). Wanita muslimah juga tidak meniru orang-orang kafir dalam kekhususan dan kebiasaan mereka. "Barang siapa yang bertasyabuh (menyerupai) suatu kaum, maka ia termasuk golongan kaum tersebut." (Hadits Shahih). Kedelapan. Wanita muslimah adalah da'iyah (orang yang berdakwah) dibarisan kaum wanita. Dengan menggunakan perkataan yang baik melalui jalan menziarahi tetangganya, menyambung persaudaraan, melalui telpon, memberikan buku-buku dan kaset-kaset Islam. Ia pun beramal dengan apa yang ia ucapkan dan bersemangat dalam menghindarkan diri dari adzab Allah, "Kalau Allah menghidayahi seseorang melalui perantara kamu, maka hal tersebut lebih baik bagimu dari pada binatang ternak yang merah (harta dunia yang banyak)." (HR. Bukhari dan Muslim). Kesembilan. Wanita muslimah menjaga hatinya dari kerancuan dan hawa nafsu, menjaga pandangannya dari pandangan-pandangan yang haram, menjaga telinganya dari hal-hal yang melalaikan dari dzikrullah. Ini semua yang dinamakan dengan taqwa, "Malulah terhadap Allah dengan sebenar-benarnya. Barang siapa yang malu dengan sebenar-benarnya maka jagalah kepalanya dan apa yang ada didalamnya. Dan jagalah perutnya serta yang ada didalamnya, ingatlah kematian dan musibah. Barang siapa yang menghendaki akhirat hendaknya ia meninggalkan (tidak cinta) perhiasan-perhiasan dunia, barang siapa berbuat demikian niscaya sikap malunya kepada Allah benar." (Hadits Shahih Jami'). Kesepuluh. Wanita muslimah tidak menyia-nyiakan waktu siang maupun malamnya untuk perbuatan yang tidak ada gunanya, atau melewatkan masa mudanya hilang dengan percuma. "Tinggalkanlah mereka yang menjadikan agamanya sebagai permainan dan kesia-siaan." (QS. Al-An'am : 70). Allah juga berfirman tentang orang yang menyia-nyiakan umurnya. "Alangkah meruginya diri kami dari apa yang telah kami tinggalkan." (QS. Al-An'am : 31). Wahai muslimah laksanakanlah nasihat-nasihat ini niscaya engkau akan jaya di dunia dan di akhirat. Dan kelak di akhirat, engkau akan menjadi bidadari surga yang dirindukan. Sumber: islampos.com

Minggu, 11 Februari 2018

MEMAHAMI INFRASTRUKTUR JOKOWI

Ditulis : Anton DH Nugrahanto.

Untuk apa jalan tol dibangun?
Untuk apa Bandara di bangun?
Untuk apa Pelabuhan Pelabuhan Laut di bangun?
Untuk apa Listrik digenjot sampai 35 ribu Megawatt?
Untuk apa jaringan listrik terintegrasi dibangun jaringannya dari Sabang sampai Merauke tanpa putus?
Untuk apa persiapan persiapan wilayah baru pemukiman dibangun?

Apakah ini untuk orang kaya saja?
Apakah ini untuk kaum berduit saja?.

Konektivitas adalah kunci penting dalam pembangunan perekonomian sebuah negara. Amerika Serikat membangun konektivitas itu sejak pertengahan abad 19, sejak jaman koboy-koboy masih berlagak di sepajang wilayah western (penyebutan western dalam konteks Amerika adalah wilayah barat Amerika, sehingga Koboy kerap disebut sebagai budaya 'Western'). Itulah kenapa film-film Koboy yang marak di abad 20 selalu bercerita soal rebutan tanah yang akan dibangun perusahaan kereta api.

Setelah selesainya Perang Sipil Amerika Serikat 1865, jaringan kereta api dibuka besar-besaran dibawah bendera Pacific Railroad. Pemikiran Amerika Serikat ini adalah pemikiran jangka panjang, yaitu menyatukan dan memperkuat arus barang di seluruh wilayah Amerika dan membuka pusat pusat kota baru di wilayah Barat Amerika sepanjang pesisir Pasifik dan pedalaman wilayah tengah (Midwestern), pertimbangannya adalah Amerika harus menguasai dunia lewat arus barang yang lancar dan persebaran penduduk.

Ini berhasil dilakukan dan dalam tempo 15 tahun Amerika setelah perang sipil usai, menjadi kekuatan ekonomi baru mengalahkan Inggris. Pada awal abad 20, Amerika Serikat memiliki kekuatan terbesar di dunia, sementara wilayah Eropa mulai saling berkelahi rebutan wilayah wilayah koloni, nun jauh disana para ekonom Washington sudah menyusun konsepsi bahwa kekuatan ekonomi bukan lagi diletakkan penguasaan wilayah atau koloni tapi pada penumpukan modal yang bisa membangun wilayah pengaruh berdasarkan modal (Kapitalis-Imperialis).

Semua negara negara maju, awalnya mempersiapkan infrastruktur untuk mempercepat arus barang, apalagi kondisi negara luas wilayahnya seperti Indonesia ini, banyak sumber sumber alam terbarukan yang bisa didayagunakan rakyat dikapitalisir menjadi sebuah bentuk ekonomi komunitas yang baru, sementara persebaran penduduk juga harus dilakukan dengan cepat.

Di masa Pak Harto dulu, satu satunya jalan mengontrol kekuasaan adalah melakukan pola sentralisir, ini gaya politik Sultan Agung Hanyokrokusumo dalam mengelola kekuasaan, semua penguasa ditaruh di Kotagede, Mataram yang bertempat tinggal di wilayah wilayah hanya perwakilannya saja (representatif legitimasi), konsepsi kekuasaan ala Mataraman ini sudah jauh ditinggalkan, bahkan yang memecahkan persoalan ini justru Van Heutz, Gubernur Jenderal Hindia Belanda yang menggabungkan seluruh wilayah Hindia Belanda dengan jaringan pelabuhan dan maskapai maskapai kapal laut, di masa Hindia Belanda penyampaian barang bahkan terjadwal sangat rapi. Bung Karno sendiri dalam pembuangannya di Ende, Flores tahun 1930-an punya jadwal pengambilan koran koran terbitan Jawa di Pelabuhan Flores dengan tertib. Bila Van Heutz di tahun 1910 menyatukan kekuatan kekuatan potensi Nusantara dengan membangun infrastruktur yang kuat dan penghasilan itu dibawa ke Belanda, maka Bung Karno semasa menjadi Presiden RI membangun infrastruktur untuk kekuatan negara dan kekuatan pembangunan ekonomi politik di tingkat ekonomi rakyat. 

Konsepsi Penyatuan Infrastruktur Nusantara ini, setelah jaman kemerdekaan dibangun lagi oleh Presiden Sukarno dalam konsepsi Pembangunan Semesta Berencana-nya sebagai "Untaian Ratna Mutu Manikam" sepanjang wilayah Nusantara. Bung Karno meletakkan perencanaan pembangunan Jalan Tol di sepanjang Sumatera-Jawa untuk pembuka wilayah wilayah perekonomian baru, pembangunan pelabuhan baja di cilegon sampai dengan membangun jalan jalan tol di tengah kota seperti di Semanggi dan By Pass Jakarta Timur, saat itu Bung Karno bisa menjelaskan "Djakarta ini masih sepi, perlu di djalan tol seperti California" Bung Karno melihat masa depan, terbukti Jalan Tol Djakarta yang sepi itu, sekarang padat dan jadi pusat keekonomian kota Jakarta. di Palangkaraya Bung Karno membangun sebuah Kota Baru yang bermula dari Pasar Kahayan, lalu dibangun jalan jalan besar di tengah hutan yang bisa didarati Pesawat MIG-21 untuk menjadikan Palangkaraya pusat kekuatan militer udara di seluruh Asia Tenggara, lalu Bung Karno merebut Irian Barat untuk menjadikan Indonesia sebagai negara terkuat di Asia Pasifik, Inilah bung yang disebut visi, kemampuan melihat masa depan...

Dan ini pula yang dilakukan Jokowi sekarang, banyak yang menertawakan "Lihatlah Papua masih sepi, Jokowi buang buang duit bangun Jalan Tol". Anda pernah membaca Geopolitik, anda paham bagaimana dialektika dan dinamika jaman bekerja, wilayah mana yang akan menjadi pusat ekonomi dunia..."Pasifik Bung...".

Pasifik kelak akan jadi pusat perdagangan dunia, sementara wilayah Papua, Sulawesi Utara dan Maluku (Utara dan Selatan) berada dalam lintasan pelabuhan-pelabuhan besar arus dagang, disanalah kemudian hari akan jadi pusat kesibukan perdagangan dunia. Jokowi sudah mengantisipasi itu.

Jokowi membangun masa depan, bukan membangun persoalan sekarang karena itulah tugas negarawan, inilah kenapa banyak orang tak paham Jokowi teriak-teriak soal teknologi digital, konten digital, fintech dan soal soal lain yang kurang dimengerti orang segenerasinya, Jokowi sudah bicara soal mata uang kripto, Jokowi sudah bicara Artificial Intelligence saat lawan politiknya mengangkat isu soal becak atau isu isu yang sudah ketinggalan jaman.

Indonesia kita yang sekarang, berada dalam pusaran jaman yang menderu, mungkin sebagian besar dari kita hidup dalam alam Orde Baru yang sudah mendidik kita puluhan tahun, konsep konsep berpikir dan cara berpolitik kita masih dalam kerangkeng Orde Baru, walaupun mungkin dari kita dulu melawan Orde Baru, tapi keberhasilan Orde Baru yang terbesar adalah membentuk manusia menjadi binaan warga di desa Potempkin ala Desa Sukamaju Si Unyil.

Jokowi membawa logika logika itu jauh ke depan, mendobrak kerangka beku itu, menghantam semua logika Orde Baru, mulai dari sentralistis pembangunan sampai pada dinamika bagi jalan hidup anak mudanya, bila di masa Orde Baru kerangka kerja anak muda masih pada bagaimana menjadi PNS atau menjadi pengusaha berorientasi proyek proyek negara, maka Jokowi mengenalkan bagaimana anak anak muda mengenalkan sesuatu, menjadi kreatif bukan menjadi penghamba atas proyek proyek berbasis anggaran negara. Karena satu satunya jalan bagi Indonesia ke depan adalah mencetak enterpreneur sebanyak mungkin yang tidak bergantung pada proyek berbasis anggaran negara tapi bergantung pada pertumbuhan ekonomi dunia, dan ekonomi bisa berkembang cepat bila ada pergerakan dinamis arus barang...

Dan yang seperti ini mungkin hanya dipahami kaum muda millenial... jadi sangat disayangkan bila generasi millenial tak paham hal paling mendasar soal pembangunan infrastruktur di Papua...

Sangat disayangkan...

(Catatan Pagi Jakarta, 8 Februari 2018)