Minggu, 30 Oktober 2011

Doa Mc Arthur

Do'a Ayah
(General Mc Arthur)

Tuhanku,
Bentuklah putra-putriku menjadi manusia yang berani.

Untuk menyadari kelemahannya, dan berani menghadapi dirinya, manakala ia takut.

Manusia yang tetap teguh dalam kekalahan, tetapi jujur, rendah hati serta berbudi halus di dalam kemenangannya.

Bentuklah putra-putriku menjadi manusia yang cita-citanya tak pernah padam, dan sanggup mewujudkannya dalam tindakan.

Putra-putriku yang insyaf, bahwa mengenal dirinya sendiri adalah landasan pengetahuan

Tuhanku,
Aku mohon, supaya mereka tidak berada di atas jalan yang mudah dan lunak, tetapi tumbuh dan kau pimpin di dalam desakan dan tantangan, agar ia dapat berdiri kokoh di tengah badai.

Putra-putri yang dapat memimpin dirinya, sebelum berhasrat memimpin orang lain.

Putra-putri yang sanggup memenangkan hari depan, dan tidak lupa untuk belajar dari masa lampau.

Dan setelah semua ini menjadi miliknya, aku masih memohon supaya putra-putriku diberi perasaan jenaka, agar ia dapat bersungguh-sungguh tanpa terlampau kaku..

Karuniakanlah mereka kerendahan hati, dan bimbinglah mereka agar selalu ingat akan Engkau sebagai sumber 'kesederhanaan' dan 'keagungan yang asli', sebagai sumber kearifan dan kekuatan yang asli.

Dengan demikian,
Maka aku (ayahnya) dapat memberanikan diri untuk berbisik

"Hidupku tidaklah sia-sia…!"

(General Mc Arthur)

----------------------

Tuhanku, jadikanlah anakku
seorang yang cukup kuat mengetahui kelemahan dirinya
berani menghadapi kala ia takut
yang bangun dan tidak runduk dalam kekalahan yang tulus
serta rendah hati dan penyantun dalam kemenangan

Oh Tuhan, jadikanlah anakku
seorang yang tahu akan adanya Engkau
dan mengenal dirinya, sebagai dasar segala pengetahuan

Ya Tuhan, bimbinglah ia
bukan di jalan yang gampang dan mudah
tetapi di jalan penuh desakan, tantangan dan kesukaran
Ajarilah ia: agar ia sanggup berdiri tegak di tengah badai
dan belajar mengasihi mereka yang tidak berhasil

Ya Tuhan jadikanlah anakku
seorang yang berhati suci, bercita-cita luhur
sanggup memerintah dirinya sebelum memimpin orang lain
mengejar masa depan tanpa melupakan masa lalu

Sesudah semuanya membentuk dirinya
aku mohon ya Tuhan
Rahmatilah ia, dengan rasa humor
sehingga serius tak berlebihan
berilah kerendahan hati, kesederhanaan dan kesabaran

Ini semua ya Tuhan
dari kekuatan dan keagungan Mu itu
jika sudah demikian Tuhanku
beranilah aku berkata:
"Tak sia-sia hidup sebagai bapaknya"



-------------------------------------

Sent from my ℜᴼᴼϑɀßerry® via INDOSAT

Tidak ada komentar:

Posting Komentar